Waktu Bercinta Terbaik Supaya Cepat Hamil

Di artikel sebelumnya kita telah mengetahui bahwa waktu terbaik untuk berhubungan adalah jam 8 malam, di artikel sehatki.com kali ini kita akan sama-sama membahas kapankah waktu bercinta terbaik supaya cepat hamil.
Bagi pasangan yang telah menikah, tentu saja kehamilan menjadi sebuah harapan yang sangat diinginkan untuk datang segera.
Namun tak semua pasangan bisa cepat mendapat momongan. Ya, tidak sedikit pasutri yang harus menunggu selama bertahun-tahun sampai akhirnya istri hamil dan melahirkan anak.
Bagi pasangan yang agak sulit mendapatkan kehamilan, tentu saja akan melakukan berbagai cara agar kehamilan bisa segera tiba. Salah satunya dengan mencari tahu berbagai informasi termasuk waktu bercinta terbaik agar istri bisa cepat hamil.
Berdasarkan penelitian beberapa ahli, jika pasutri melakukan hubungan intim di waktu yang tepat dan secara teratur serta dalam kondisi yang fit, maka bukan tidak mungkin jika kehamilan bisa segera terjadi.
Lalu kapan saja waktu bercinta yang tepat agar kehamilan bisa cepat terjadi? Berikut ini penjelasannya.

Waktu Bercinta yang Tepat Untuk Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil

Waktu bercinta terbaik supaya cepat hamil

Masa ovulasi adalah waktu bercinta terbaik supaya cepat hamil


Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli, berhubungan intim yang baik adalah jika dilakukan secara teratur sekitar 2-3 kali dalam seminggu.
Jumlah tersebut adalah waktu yang terbaik agar wanita bisa cepat hamil. Selain itu ada beberapa waktu yang perlu diperhatikan, dimana kesempatan hamil bisa lebih tinggi ketika melakukan hubungan intim di saat tersebut.

  1. Waktu Masa Subur

Salah satu waktu yang terbaik untuk berhubungan intim agar cepat hamil adalah ketika wanita berada di masa suburnya atau sedang mengalami ovulasi.
Ovulasi merupakan masa dimana wanita melepaskan telur yang telah matang dan siap dibuahi sperma. Kejadian ini terjadi sekali dalam sebulan.
Namun jika selama masa subur tidak terjadi pembuahan, maka sel telur yang sudah matang ini nantinya akan keluar bersama dengan lapisan darah, jaringan, serta cairan lainnya dalam bentuk darah menstruasi.
Masa subur setiap wanita berbeda satu sama lainnya, hal ini tergantung dari berapa lama siklus haid yang dimiliki dalam satu periode.
Namun pada umumnya wanita memiliki 28 hari siklus menstruasi, dan ovulasi terjadi di hari ke 13- 15. Sel telur yang dilepas ini hanya memiliki waktu 12-24 jam untuk dibuahi sebelum nantinya akan luruh ke dalam sel-sel tubuh.
Namun di sisi lain, perlu diketahui bahwa sperma memiliki daya tahan hidup selama 72 jam di dalam rahim wanita.
Sehingga jika dikaitkan, maka waktu bercinta terbaik agar cepat hamil adalah melakukannya sebelum ovulasi terjadi. Pasangan yang berkeinginan untuk cepat hamil, maka sebaiknya mulailah berhubungan intim di hari ke-5 sebelum masa ovulasi dan  1 hari setelah terjadi ovulasi.

  1. Saat Pagi Hari

Pagi hari juga menjadi waktu yang tepat bagi pasangan untuk berhubungan intim agar lebih cepat untuk mendapatkan momongan. Mengapa?
Karena di waktu tersebut kondisi fisik masih sangat fit dan bugar serta jumlah sperma biasanya akan lebih banyak saat di pagi hari. Tentu saja hal ini berpengaruh pada kesuburan saat pembuahan sel telur.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, ketika wanita menginginkan kehamilan maka perhatikan pula waktu pembuahan sel telur yang tepat. Sehingga waktu ini juga menjadi waktu terbaik bagi pasangan untuk berhubungan intim agar cepat hami.

Mendeteksi Waktu Masa Subur Wanita

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, waktu terbaik untuk berhubungan intim agar cepat hamil ialah saat masa subur wanita tiba.
Namun sayangnya masa subur masing-masing orang berbeda, bahkan dapat terpengaruh faktor-faktor tertentu seperti tingkat stres, makanan, olahraga yang berat, kenaikan dan penurunan berat badan yang drastis.
Hal-hal tersebut bisa membuat siklus menstrruasi tidak lancar dan semakin susah menghitung masa ovulasi. Untuk itu penting mengetahui kapan saat masa subur wanita terjadi.
Berikut ini ada beberapa ciri serta cara untuk mendeteksi masa subur wanita.

  1. Terjadi Perubahan Pada Lendir Serviks (Cervical Mucus)

Ciri-ciri wanita di masa subur yang pertama dapat terlihat adalah perubahan pada lendir serviks (cervical mucus). Ciri ini menjadi tanda utama ketika wanita sedang mengalami masa ovulasi.
Sebelum ovulasi biasanya lendir rahim akan terasa lengket dan kering. Namun sesaat menjelang masa ovulasi, biasanya lendir serviks menjadi lebih licin dan putih.
Jika anda mengalami hal ini, maka dapat mungkin saja anda sedang memasuki masa ovulasi.

  1. Suhu Tubuh Meningkat

Saat masa ovulasi tiba, biasanya suhu tubuh menjadi meningkat. Anda bisa menggunakan thermometer khusus untuk ovulasi yang dikenal dengan BBT atau Basal Body Temperature.
Termometer ini nantinya akan mendeteksi jika terjadi perubahan suhu tubuh hingga 10 derajat. Anda bisa mendeteksi jika terjadi ovulasi karena peningkatan suhu yang mencapai 0.4 derajat celcius dan terus akan meninggi biasanya selama 6 hari terakhir.

  1. Menggunakan OPK (Ovulasi Predictor Kit)

Cara lain yang dapat anda lakukan adalah dengan menggunakan OPK atau Ovulasi Predictor Kit. Alat tes kesuburan ini bisa anda coba sendiri di rumah.
Alat ini bekerja dengan mengukur kadar homon LH di dalam tubuh. Saat hormone LH meningkat drastis, maka masa ovulasi mungkin akan terjadi 12-48 jam ke depan. Alat ini akan membantu anda dan mudah untuk diaplikasikan di rumah.

  1. Pelajari Tanda-Tanda Fisik Ovulasi

Anda bisa mempelajari tanda-tanda fisik lainnya yang terjadi saat wanita sedang pada masa ovulais. Biasanya akan terlihat beberapa tanda-tanda seperti nyeri payudara, perut kembung, kram perut, dan lainnya.
Biasanya saat masa ovulasi, wanita akan cenderung lebih bergairah dan sensitif saat berhubungan intim.
Tujuan mengetahui kapan masa subur wanita tiba bermanfaat untuk merencanakan waktu terbaik melakukan hubungan intim agar cepat hamil. Dengan cara tersebut, tentu saja kehamilan dapat terencana dengan baik.
Selain itu pastikan jika kondisi sel telur dan sel sperma dalam keadaan sehat dan fit ketika berhubungan intim. Sehingga proses pembuahan dapat berlangsung lancar dan kehamilan bisa segera terjadi.
Selain menentukan kapan waktu terbaik untuk bercinta, anda juga perlu menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit. Misalnya saja dengan istirahat yang cukup setiap harinya, berolahraga rutin, dan penuhi nutrisi terbaik untuk tubuh.
Bagi wanita, anda juga bisa mencoba untuk makan makanan yang dapat menyuburkan sistem reproduksi seperti sayuran hijau, ikan, vitamin, karbohidrat kompleks, susu, dan masih banyak lainnya.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Anda dan pasangan tidak perlu terlalu sering berhubungan intim agar bisa cepat hamil. Dengan melakukannya di waktu yang tepat dan kondisi terbaik maka kehamilan bisa segera terjadi.
Jika hal-hal diatas sudah anda lakukan dan kehamilan belum kunjung datang, maka tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter.
Demikian penjelasan singkat mengenai waktu bercinta terbaik yang dapat dicoba agar bisa cepat hamil. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

***
Sudah lama menikah tapi tidak juga hamil? Dapatkan buku PANDUAN LENGKAP CARA CEPAT HAMIL ditulis oleh Dr. Rosdiana Ramli, SpOG. ORDER SEKARANG sebelum kehabisan. Stok Buku Terbatas! Klik Disini Untuk Order Buku!

3 Comments

  1. nia April 16, 2016
  2. Geny Minda Mustika November 30, 2016
  3. Icha February 6, 2017

Leave a Reply