Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Kehamilan / Bagaimana Menghindari Operasi Caesar

Bagaimana Menghindari Operasi Caesar

/
/
177 Views

Dibandingkan persalinan dengan operasi caesar, pada umumnya semua ibu yang akan melahirkan tentu akan memilih persalinan normal.

Tapi terkadang saat sudah menghadapi proses persalinan ternyata ada hambatan sehingga dokter menyarankan persalinan caesar. Jika ini sudah menjadi rekomendasi dokter maka sulit untuk menghindarinya.

Baca: Pilih Mana, Operasi Caesar atau Melahirkan Normal

Karena jika ibu tetap memilih persalinan normal maka ada risiko buruk yang terjadi pada ibu atau bayi. Jadi mengikuti arahan dokter memang tetap pilihan yang paling masuk akal.

Tapi sebenarnya ibu hamil tetap bisa memilih persalinan normal jika memang memenuhi syarat. Jadi bagaimana menghindari operasi caesar?

Ikuti semua penjelasan dibawah ini.

  1. Tanamkan keinginan persalinan normal sejak dini

Banyak ibu hamil yang baru menetapkan pilihan model persalinan ketika akan melahirkan. Tipe seperti ini lebih memilih sesuai kondisi sehingga banyak yang akhirnya harus memilih caesar.

Langkah tersebut memang kurang tepat karena yang terbaik adalah ketika ibu sudah memilih persalinan normal sejak awal kehamilan.

Dengan menerapkan pemikiran ini maka ibu bisa berusaha untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi sehingga akhirnya bisa memilih persalinan normal.

Jadi ini langkah pertama yang paling penting untuk semua ibu hamil.

Baca juga: Tips Menghindari Operasi Caesar

  1. Tetapkan rencana persalinan

Untuk bisa melahirkan normal dan menghindari persalinan caesar maka ibu harus memiliki rencana persalinan. Rencana persalinan bisa dibuat dengan melibatkan suami, dokter, bidan dan tenaga medis yang akan membantu ibu.

Rencana persalinan bisa dibuat sejak awal melahirkan. Seperti membuat buku harian kehamilan maka kondisi ibu dan bayi harus ditulis dengan jujur.

Langkah ini bisa membuat ibu menetapkan keinginan untuk melahirkan secara normal. Bahkan ini akan mengingatkan ibu untuk mencapai persalinan normal sehingga harus menjaga kesehatan kehamilan.

Menghindari operasi persalinan caesar
Menghindari operasi persalinan caesar
  1. Melatih fisik ibu

Ingin melahirkan normal dan menghindari persalinan caesar memang harus dilakukan dengan usaha yang keras. Ada banyak ibu yang menyiapkan model persalinan normal sejak awal kehamilan.

Salah satu persiapan yang harus dilakukan adalah dengan melatih fisik ibu agar siap melahirkan normal.

Fisik menjadi hal yang penting karena ketika ibu akan melahirkan normal maka akan mengalami kontraksi dan pembukaan yang terkenal dengan proses menyakitkan.

Kemudian ibu juga harus latihan pernafasan sejak dini sehingga ibu bisa melahirkan normal tanpa kesulitan.

  1. Persiapan mental

Selain melakukan persiapan fisik maka ibu hamil juga harus melakukan persiapan mental. Mental sering menyebabkan ibu akhirnya harus memilih persalinan caesar karena takut melewati persalinan normal.

Ada banyak berita buruk tentang persalinan normal seperti tenaga medis yang sangat galak, proses episiotomi yang dipaksa dan berbagai berita yang lain.

Jadi sebelum ibu mengalami hal itu maka siapkan perasaan dan pikiran ibu secara penuh. Langkah ini bisa dilakukan dengan menghindari stres selama hamil.

Terapkan persiapan persalinan yang positif sehingga ibu bisa melahirkan normal dengan nyaman.

  1. Membuat tubuh siap melahirkan normal

Ibu hamil juga harus membuat tubuh siap melakukan persalinan normal agar tidak memilih persalinan caesar. Langkah ini dilakukan dengan membuat tubuh tetap aktif selama hamil.

Ada banyak hal yang bisa membuat tubuh aktif seperti melakukan pekerjaan rumah yang sesuai dengan kemampuan.

Ibu juga harus memberdayakan tubuh secara fisik seperti melakukan senam kehamilan, yoga kehamilan, kelas berenang ibu hamil dan langkah lain.

Semua persiapan ini akan menunjang ibu bisa melahirkan normal.

  1. Latihan pernafasan

Ibu hamil tidak harus melakukan latihan pernafasan saat akan melahirkan. Memang pernafasan menjadi hal yang sangat penting.

Tapi latihan untuk menunjang pernafasan yang baik harus dilakukan sejak trimester kedua atau ketiga. Terlebih ibu hamil memang sering mengalami sesak nafas karena bentuk janin yang semakin membesar.

Untuk itu ibu bisa mengikuti beberapa proses seperti dengan kelas kehamilan yang mengajarkan senam hamil, yoga untuk ibu hamil dan latihan dengan pasangan.

  1. Tenaga medis yang tepat

Pilihan untuk melahirkan normal sebaiknya memang harus mendapatkan dukungan dari tenaga medis. Anda bisa mencoba untuk mendapatkan dukungan ini sejak hamil.

Selain melakukan pemeriksaan kehamilan maka ibu bisa berkonsultasi untuk membicarakan keinginan persalinan normal dan bukan caesar.

Dengan adanya dokter ahli yang mendukung keinginan ibu maka ibu bisa mendapatkan perawatan terbaik sejak hamil.

Kemudian ibu juga harus menyadari bahwa dukungan dokter saja tidak cukup sehingga coba pilih bidan dan tenaga medis lain yang dibutuhkan.

  1. Pertimbangkan bantuan doula

Ketika akan melahirkan normal maka tubuh ibu memang akan merasakan sakit yang luar biasa. Ini bisa menjadi hal yang normal karena saat itu bayi masuk ke ruang panggul untuk mendorong leher rahim yang akhirnya bisa membuka secara sempurna.

Untuk mengatasi rasa sakit dan mendapatkan pengarahan yang sempurna maka ibu bisa mempertimbangkan doula.

Doula sangat penting untuk mendidik ibu selama proses kontraksi. Doula akan mengajarkan ibu untuk mengatasi rasa sakit dan mengatur nafas dengan cara yang tepat.

Bahkan sekarang sudah banyak rumah sakit yang menyediakan layanan doula untuk membantu dokter dalam mengarahkan ibu yang ingin melahirkan tanpa rasa sakit.

  1. Kerjasama dengan suami

Proses persalinan bukan hanya proses yang akan dilewati oleh tubuh ibu sendiri. Persalinan adalah proses yang sangat alami dan melibatkan pasangan Anda.

Jadi pilihlah fasilitas medis yang akan mengijinkan suami masuk ke ruang persalinan dan mendampingi ibu ketika akan melahirkan.

Dukungan suami saat akan melahirkan memang sangat penting karena ibu bisa merasa lebih tenang. Suami bahkan bisa mendukung ibu seperti dengan memberi pijatan ringan, memberi pelukan dan menenangkan ibu ketika ibu kesakitan.

  1. Hypnobirthing

Ibu yang akan melahirkan juga bisa memilih proses hypnobirthing ketika akan melahirkan secara normal. Proses ini akan dilakukan oleh ahli yang akan membantu ibu mengatasi stres dan tekanan ketika akan melahirkan.

Kemudian dalam proses ini maka ibu bisa mendapatkan kekuatan untuk melahirkan secara normal. Ibu bisa mengatasi rasa sakit secara alami sehingga bisa mencapai pembukaan yang sempurna.

  1. Mengatur waktu istirahat saat persalinan

Ketika ibu ingin melakukan persalinan normal maka ibu harus cerdas saat mengatur waktu istirahat. Jika ibu terlalu banyak berteriak maka ibu akan kehilangan tenaga untuk melahirkan normal.

Jadi selama masa kontraksi awal dan pembukaan masih sangat sedikit maka kontraksi tidak terjadi dengan cepat. Jarak kontraksi juga masih lama sehingga ibu bisa istirahat seperti dengan tidur.

Kemudian ketika ibu sudah masuk kontraksi yang sangat sering maka ibu bisa mulai praktek gerakan seperti menggoyangkan panggul, melatih otot panggul dan gerakan lain untuk mengatur pernafasan.

Dengan cara ini maka tubuh ibu siap untuk melahirkan normal.

  1. Posisi melahirkan

Sebenarnya ada banyak posisi melahirkan yang bisa dipilih oleh ibu. Posisi telentang di atas tempat tidur memang yang paling umum.

Tapi posisi seperti jongkok atau melahirkan dalam air bisa menjadi alternatif melahirkan normal tanpa rasa sakit. Nah berbagai posisi ini bisa dipertimbangkan dengan saran dari tenaga medis Anda.

Jadi seperti itulah berbagai jawaban tentang bagaimana menghindari operasi caesar. Semua ibu yang akan melahirkan bisa melakukan semua langkah ini agar bisa memilih proses persalinan yang paling nyaman.

Sumber:

  1. https://www.parents.com/pregnancy/giving-birth/how-to-prepare-for-natural-childbirth/
  2. https://www.fitpregnancy.com/pregnancy/labor-delivery/why-you-dont-want-c-section