Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Kehamilan / Tanda-Tanda Kehamilan / Tes Kehamilan Yang Akurat Berapa Hari Setelah Berhubungan

Tes Kehamilan Yang Akurat Berapa Hari Setelah Berhubungan

/
/
4 Views

Setelah berhubungan, pasutri tentu berharap membuahkan hasil positif. Setelah melakukan tes kehamilan ternyata hasilnya negatif. Sebenarnya berapa lama kehamilan bisa diketahui setelah berhubungan?

Pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pasutri adalah tes kehamilan yang akurat berapa hari setelah berhubungan intim.

Dalam hal ini, beberapa ahli berbeda pendapat. Dan melalui artikel pengenhamil.com ini, kita akan membahas semua pendapat tersebut secara mendetail.

Ada dua pertimbangan untuk mengetahui jarak kehamilan setelah berhubungan yaitu waktu tes kehamilan dilakukan dan pengaruh dari test pack itu sendiri.

Jadi tes kehamilan yang akurat berapa hari setelah berhubungan? Simak informasi berikut ini.

Waktu Tes Kehamilan yang Tepat

Jarak antara waktu hubungan intim dengan pemeriksaan mandiri menggunakan test pack sebaiknya harus tepat.

Sebab jika terlalu cepat melakukan test pack maka bisa jadi hasilnya akan negatif palsu atau positif palsu.

Salah satu ciri kehamilan yang paling akurat setelah berhubungan adalah wanita tidak lagi mengalami menstruasi atau terlambat menstruasi selama 4 atau 5 hari.

Meski demikian telat haid tidak selalu berarti hamil, sebab bisa saja ibu hanya mengalami terlambat menstruasi.

Jadi waktu atau hitungan hari yang tepat untuk melakukan test pack setelah hubungan intim adalah selama 14 sampai 15 hari setelahnya.

Selama masa waktu itu kemungkinan besar memang sudah terjadi kehamilan. Dan metode ini bisa digunakan untuk wanita yang memiliki periode menstruasi teratur dan tidak teratur.

Lalu mengapa jumlah 14 sampai 15 hari paling tepat, berikut ini penjelasannya.

Tes Kehamilan Yang Akurat Berapa Hari Setelah Berhubungan
Tes Kehamilan Yang Akurat Berapa Hari Setelah Berhubungan
  1. Proses Kehamilan Tidak Langsung Terjadi

Banyak pasangan yang mengira bahwa kehamilan akan langsung terjadi setelah berhubungan intim. Ini pernyataan yang tidak tepat karena semua membutuhkan waktu dan proses yang sangat alami.

Proses ini bahkan sangat tergantung dengan kondisi suami dan istri. Sejak terjadi hubungan seksual maka ada jutaan sel sperma yang akan memperebutkan satu sel telur yang sempurna, termasuk ukuran dan kualitasnya.

Dari jutaan sel sperma ini hanya satu saja sel sperma yang bisa berenang sampai tuba falopi dan bertemu dengan sel telur sehingga terjadi pembuahan. Lalu sisa sperma yang lain akan mati.

  1. Proses Setelah Ejakulasi

Saat berhubungan intim maka proses ejakulasi akan terjadi untuk memasukkan sel sperma ke dalam organ dalam wanita.

Proses ini mungkin dianggap hal yang sederhana, tapi bagi jutaan sel sperma yang keluar lewat beberapa tetes air mani ternyata adalah masa yang sangat kritis.

Hanya ada satu sel sperma saja yang bisa masuk ke tuba falopi sementara sisanya akan mati dan keluar sendiri.

Kemudian serviks wanita mengeluarkan lendir yang bisa membantu sel sperma terus berjalan sampai tuba falopi. Masa bertahan sel sperma adalah selama 7 hari setelah hubungan intim.

  1. Hubungan Saat Masa Subur Paling Berpeluang Hamil

Bagi wanita untuk mencapai kehamilan maka harus memenuhi beberapa syarat yaitu ketika hubungan seksual dilakukan saat masa subur dan sel telur yang sehat.

Masa subur wanita ditandai dengan proses ovulasi yang sempurna. Saat itu ukuran sel telur sudah mencapai syarat untuk dibuahi oleh sel sperma.

Maka saat hubungan intim dilakukan pada masa subur maka sel sperma akan mencapai uterus kemudian berlanjut ke tuba falopi.

Disana sudah menunggu sel telur yang sehat. Proses untuk melakukan perjalanan ini membutuhkan waktu antara 30 menit sampai setengah hari. Jadi sangat tergantung dengan kesehatan sel sperma.

  1. Terjadinya Pembuahan

Kehamilan juga hanya bisa terjadi ketika ada proses pembuahan. Proses ini ditandai dengan masuknya sel sperma bersatu dengan sel telur.

Sel telur yang sudah dibuahi oleh sel sperma akan membentuk sel baru yang dinamakan blastocyst. Prosesnya masih berlanjut karena sel ini juga akan kembali bekerja menjadi embrio.

Setelah itu embrio akan berjalan sampai ke rahim dan menempel di sana dalam waktu 2 atau 3 hari.

Plasenta sendiri yang menjadi alat untuk menyampaikan nutrisi dari ibu dan bayi sebenarnya juga terbentuk dari kumpulan sel-sel diluar blastocyst yang juga disebut dengan tropoblast.

  1. Mulainya Kehamilan

Saat blastocyst sudah menempel pada dinding rahim kemudian akan menjadi embrio dimana plasenta akan terbentuk juga saat proses ini.

Saat sedang terjadi proses menempelnya embrio pada rahim maka ibu bisa mengalami implantasi. Implantasi kehamilan ini terjadi sebelum menstruasi atau satu sampai dua hari dari jadwal menstruasi.

Implantasi ditandai dengan keluarnya bercak darah seperti ketika akan menstruasi.

Hanya saja bercak darah berwarna lebih cerah, bentuknya seperti titik titik atau tidak mengalir dan akan berhenti sendiri selama 24 sampai 48 jam.

Jika sudah menemukan tanda ini maka ibu bisa mencoba menguji kehamilan dengan test pack.

Kapan Tes Kehamilan Jika Menstruasi Tidak Teratur

Bagi yang memiliki periode menstruasi yang teratur tentunya lebih mudah untuk mendeteksi adanya kehamilan.

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa tes kehamilan bisa dilakukan jarak 14 sampai 15 hari sejak berhubungan yang terakhir. Dan hasilnya akan lebih tepat lagi jika hubungan dilakukan saat masa subur.

Sementara itu jika menstruasi tidak teratur maka memang sulit untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk tes kehamilan.

Wanita yang normal memiliki periode selama 28 hari dan wanita dengan menstruasi tidak teratur terkadang menstruasi datang atau tidak sama sekali.

Jadi salah satu cara untuk memperkirakan waktu tes adalah ketika ibu sudah merasakan berbagai tanda awal kehamilan yang cukup jelas.

Apa itu tanda kehamilan yang jelas? Simak uraian berikut ini:

  • Ibu merasakan kram perut ringan seperti PMS tapi tidak kunjung datang bulan.
  • Payudara terasa kencang dan aerola menjadi lebih hitam.
  • Sering merasa seperti masuk angin yaitu perut mual, perut tidak nyaman saat bau makanan, muntah di pagi hari dan gangguan tubuh yang lain. Semua ini juga disebut dengan morning sickness.
  • Perut bawah terasa lebih kencang seperti ada gerakan, meskipun itu bukan gerakan janin.
  • Perut bawah terasa kembung sehingga ibu lebih sering buang gas.
  • Keinginan untuk buang air terus menerus karena kantung kemih tidak bisa menahan urin lagi.
  • Perasaan ibu yang kuat dengan beberapa tanda tersebut yang muncul bersamaan.

Nah itulah informasi tentang tes kehamilan yang akurat berapa hari setelah berhubungan. Jangan terlalu cepat melakukan tes kehamilan karena proses kehamilan membutuhkan waktu yang cukup.

Jika ibu ragu dengan hasil tes kehamilan maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan Anda. Tes oleh dokter dengan alat seperti USG bisa membuktikan kehamilan yang lebih jelas sehingga tidak perlu diragukan lagi.

This div height required for enabling the sticky sidebar