Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / Tanda-Tanda Rahim Sudah Bersih Setelah Keguguran

Tanda-Tanda Rahim Sudah Bersih Setelah Keguguran

/
/
9 Views

Setelah keguguran, rahim harus dibersihkan untuk mencegah terjadinya keguguran berulang di kemudian hari. Untuk itu calon Ibu wajib mengetahui apa saja tanda rahim sudah bersih setelah mengalami keguguran.

Keguguran adalah kehilangan janin ketika kehamilan belum mencapai usia 20 minggu. Ini adalah kondisi ketika janin sudah tidak bisa bertahan lagi dengan berbagai penyebab.

Akibatnya ibu akan kehilangan janin tersebut dan rahim harus dibersihkan. Salah satu prosedur medis untuk membersihkan rahim adalah dengan kuretase atau kuret. (Baca juga: jenis-Jenis Keguguran)

Kuret dilakukan dengan cara memasukkan alat khusus dari jalan lahir sampai ke rahim. Kemudian sisa janin yang belum keluar atau janin yang masih utuh akan diambil.

Tidak hanya janin saja, tapi juga lapisan darah di dinding rahim. Tujuannya adalah untuk membersihkan rahim sehingga ibu siap untuk hamil lagi. Setelah bersih maka ibu siap untuk hamil secara alami dan menjaga kehamilan dengan baik.

Agar cepat hamil setelah keguguran
Agar cepat hamil setelah keguguran

Nah apa saja tanda tanda rahim sudah bersih setelah keguguran? Simak informasi berikut ini.

  1. Masa nifas selesai tuntas

Setelah ibu mengalami keguguran maka ibu juga akan mengalami masa nifas. Nifas adalah periode ketika rahim membersihkan diri secara alami.

Nifas akan membuat ibu mengeluarkan darah yang bercampur dengan cairan dari rahim. Masa nifas yang sempurna selama 40 hari atau kurang dari itu.

Ketika masa nifas bersih maka ibu tidak mengeluarkan lagi cairan yang berbau menyengat dan tidak ada darah. Jika seperti ini maka rahim ibu memang sudah bersih.

  1. Menstruasi kembali normal

Salah satu tanda rahim sudah bersih setelah mengalami keguguran adalah siklus menstruasi kembali normal.

Setelah selesai masa nifas maka ibu akan kembali mendapatkan menstruasi pertama kali setelah keguguran. Menstruasi pertama kali mungkin akan berbeda karena ibu mengeluarkan lebih banyak darah dan gumpalan.

Selama volume darah dan gumpalan normal maka itu menstruasi yang sangat normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Menstruasi juga menjadi tanda bahwa tubuh ibu sudah mengalami ovulasi.

Jika ibu ingin hamil lagi maka sebaiknya menunggu sampai kurang lebih 3 atau 4 kali periode menstruasi. Namun jika selama menstruasi ibu mengalami periode yang sangat berat maka segera konsultasikan ke dokter.

Baca: Cara Mencegah Keguguran

  1. Tidak mengeluh sakit perut

Setelah mengalami keguguran maka biasanya ibu mengeluh dengan sakit perut. Rasa sakit perut digambarkan seperti nyeri menekan yang berat, sakit seperti akan mengeluarkan darah atau gumpalan dan membuat ibu tidak bisa bergerak.

Jika setelah keguguran ibu tidak mengalami masalah ini maka rahim sudah bersih. Sementara jika rahim belum bersih maka akan tetap mengalami kontraksi, karena ini adalah reaksi yang sangat alami.

Jika ibu tidak melakukan kuret atau hanya dengan bantuan obat maka sakit perut bisa menjadi indikasi adanya jaringan yang masih tersisa di rahim. Sehingga sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan.

  1. Tidak mengalami nyeri panggul

Kemudian tanda rahim yang bersih berikutnya adalah bahwa ibu sudah tidak pernah merasakan nyeri panggul. Nyeri panggul setelah keguguran bisa menjadi pertanda bahwa masih ada sisa embrio atau janin yang tertinggal dalam kandungan.

Dalam kasus tertentu jika masih ada janin yang tersisa dalam rahim maka dokter akan memberikan obat untuk mengeluarkannya. Atau bisa juga dilakukan kuret ulang untuk memastikan rahim bersih.

Jika sisa jaringan janin tidak diambil maka sangat berbahaya untuk kesehatan reproduksi ibu di masa depan. Bisa saja jaringan ini tumbuh menjadi daging yang berpotensi menjadi tumor sehingga ibu sulit hamil lagi.

  1. Bersih dari gumpalan darah

Setelah keguguran jika ibu masih mengeluarkan gumpalan darah maka itu juga pertama rahim belum bersih. Sementara rahim yang sudah bersih tidak akan mengeluarkan gumpalan darah atau darah setelah masa nifas selesai.

Gumpalan darah setelah masa nifas bisa menjadi pertanda yang sangat berbahaya untuk ibu. Gumpalan darah bisa berasal dari sisa jaringan janin atau adanya penyakit pada organ reproduksi.

Jadi pastikan bahwa ibu memang sudah tidak mengeluarkan gumpalan darah atau darah setelah masa nifas selesai.

  1. Tidak ada keluhan mual

Mual adalah reaksi perut yang sangat alami. Tapi jika mual dialami oleh ibu yang baru saja mengalami keguguran maka ini bisa menjadi pertanda yang berbahaya.

Mual selama hamil sering terjadi karena tubuh membentuk hormon hCG untuk pertumbuhan janin. Setelah mengalami keguguran seharusnya hormon hCG menurun dengan cepat hingga hilang.

Jika ibu masih terus menerus mengalami mual maka itu bisa menjadi tanda masih ada hormon hCG dan kemungkinan infeksi dalam tubuh.

  1. Tidak demam

Salah satu tanda rahim sudah bersih kembali setelah Ibu mengalami keguguran adalah tidak lagi demam.

Demam adalah reaksi tubuh yang sangat alami ketika tubuh berusaha untuk melawan infeksi. Karena itu sudah seharusnya ketika rahim bersih setelah keguguran maka ibu tidak merasa demam.

Jika ibu masih sering mengalami demam, terutama beberapa hari setelah keguguran maka itu bisa jadi masalah infeksi. Infeksi bisa terjadi pada bagian rahim dan organ reproduksi.

Demam akibat infeksi juga sering menyebabkan tubuh tiba-tiba menggigil, sakit kepala, meningkatnya sel darah putih dan ibu bisa kehilangan kesadaran.

Semua tanda infeksi harus diperhatikan sehingga segera ke dokter jika muncul tanda tersebut.

  1. Tidak merasa sakit kepala

Sakit kepala dan migrain juga bisa jadi reaksi setelah keguguran. Hal ini bisa berhubungan dengan banyaknya darah yang keluar selama keguguran.

Jika ibu mendapatkan tindakan kuret maka sakit kepala juga bisa terjadi karena pengaruh bius dan kehilangan darah atau cairan tubuh. Untuk itu saat keguguran sudah bersih maka ibu tidak akan mengalami sakit kepala.

Sebaiknya jika ibu masih sering merasakan sakit kepala maka harus segera ke dokter. Atau jika tekanan darah turun maka itu bisa jadi pertanda anemia.

Tapi jika kepala tidak sakit lagi maka itu pertanda rahim sudah bersih.

  1. Tidak ada tanda kehamilan

Keguguran yang bersih sudah tidak menyebabkan ibu mengalami semua tanda kehamilan. Hal ini karena keguguran akan menghilangkan semua tanda kehamilan.

Jika ibu masih mengalami tanda kehamilan seperti mual, sakit kepala, muntah-muntah, perut tidak nyaman dan kondisi lain maka itu artinya tubuh ibu masih mengandung kadar hormon hCG.

Jadi pastikan bahwa ibu memang sudah bersih dari kehamilan dan tidak ada jaringan lagi dalam rahim.

Baca: Tanda-Tanda Keguguran

  1. Tidak ada keputihan menyengat

Rahim yang sudah bersih artinya juga tidak membuat ibu mengalami keputihan dengan bau yang menyengat. Keputihan dengan bau yang menyengat memang jadi pertanda ada masalah pada rahim.

Keputihan yang berlebihan setelah keguguran bisa jadi pertanda infeksi baik dari rahim atau organ reproduksi yang lain. Kemudian jika ditambah dengan cairan kekuningan, flek coklat dan bau busuk maka ada masalah pada rahim.

Jadi segera pergi ke dokter jika ada tanda-tanda ini.

  1. Rahim sudah menutup

Dalam pemeriksaan setelah keguguran, maka dokter akan melihat apakah mulut rahim sudah menutup atau belum. Dokter juga akan memeriksa dengan alat USG untuk melihat ada tidaknya jaringan pada rahim.

Jika mulut rahim sudah menutup sempurna dan tidak ada jaringan pada rahim maka rahim ibu siap untuk tempat pertumbuhan janin lagi.

  1. Siap untuk hamil lagi

Rahim yang sudah bersih berarti bahwa ibu memang sudah siap untuk hamil lagi. Tanda bahwa ibu sudah siap hamil lagi adalah ibu mengalami tanda ovulasi yang jelas.

Ketika akan menstruasi maka ibu merasakan PMS yang tidak terlalu berat, volume darah menstruasi yang normal, tidak mengeluarkan gumpalan berat dan tubuh tidak sakit berlebihan.

Bentuk tubuh ibu juga kembali normal setelah berat badan turun dari kehamilan yang gagal dan ibu memiliki kesehatan yang baik.

Jadi seperti itulah semua tanda tanda rahim sudah bersih setelah keguguran. Semua ibu yang ingin hamil lagi setelah keguguran sebaiknya memang memiliki tanda-tanda tersebut.

Sumber:

  • http://americanpregnancy.org/pregnancy-complications/d-and-c-procedure-after-miscarriage/
  • https://www.thewomens.org.au/health-information/pregnancy-and-birth/pregnancy-problems/early-pregnancy-problems/treating-miscarriage
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/miscarriage
  • https://www.momjunction.com/articles/ways-to-heal-your-body-after-a-miscarriage_00350190/#gref
  • https://www.mindbodygreen.com/0-16043/5-signs-you-have-a-healthy-menstrual-cycle.html
This div height required for enabling the sticky sidebar