Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / 13 Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

13 Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

/
/
1 Views

Menjaga bayi di dalam kandungan selama 9 bulan hingga hari kelahiran tiba tentunya adalah momen yang tidak akan dilupakan oleh setiap ibu hamil.

Namun selama masa yang indah itu tentunya ada pula terdapat beberapa gangguan atau masalah yang harus dihadapi selama masa kehamilan.

Masalah atau jenis gangguan kehamilan akan menunjukkan beberapa tanda tertentu jika kehamilan sedang dalam bahaya.

Tanda bahaya kehamilan pada Ibu hamil
Tanda bahaya kehamilan pada Ibu hamil

Untuk lebih mewaspadai kondisi ini, berikut adalah tanda-tanda bahaya kehamilan yang perlu diwaspadai:

1. Perdarahan

Salah satu tanda-tanda awal kehamilan adalah adanya perdarahan. Namun perdarahan yang menjadi tanda awal kehamilan hanyalah sedikit dan berwarna merah cerah, bahkan biasanya hanya berupa bercak kecil.

Sedangkan perdarahan yang menunjukkan kehamilan dalam bahaya adalah pendarahan dalam jumlah banyak. Biasanya juga diikuti dengan rasa nyeri yang luar biasa pada bagian rahim.

2. Gangguan penglihatan

Tanda bahaya kehamilan selanjutnya adalah gangguan penglihatan. Ibu hamil tidak seharusnya menyepelekan kondisi ini karena penglihatan yang menjadi kabur merupakan tanda bahwa bayi dalam kandungan terancam bahaya.

3. Nyeri panggul

Kehamilan akan dianggap dalam kondisi bahaya jika terdapat rasa nyeri yang hebat pada bagian panggul dan juga sakit pinggang.

Nyeri yang hebat ini menandakan bahwa terdapat kontraksi yang dapat membahayakan janin, apalagi jika nyeri berlangsung dalam waktu yang lama.

4. Bengkak pada kaki dan tangan

Pembengkakan pada bagian kaki di masa kehamilan trimester pertama merupakan hal yang wajar terjadi.

Tapi jika pembengkakan terjadi hingga trimester akhir, bahkan merambat hingga ke bagian tubuh lain seperti betis, tangan, hingga wajah, maka ibu hamil patut curiga.

Pembengkakan yang tidak normal ini menandakan bahwa ibu hamil mengalami penggumpalan darah yang akan menghambat aliran darah dan suplai oksigen ke otak dan bayi di dalam kandungan.

Pembengkakan yang tidak normal ini juga dapat menandakan ibu hamil terkena preeklampsia.

5. Sakit kepala

Ibu hamil juga biasanya mengalami sakit kepala, namun hal ini biasanya tidak berlangsung dalam waktu lama dan akan hilang dengan sendirinya jika ibu hamil istirahat atau tidur sejenak.

Namun akan berbeda ceritanya jika sakit kepala yag dialami justru berlangsung dalam waktu yang lama dan berkepanjangan.

Sakit kepala terus menerus adalah tanda bahaya kehamilan yang perlu diwaspadai dan harus segera ditemukan penyebabnya.

6. Bayi tidak bergerak

Bagi ibu hamil yang telah memasuki masa kehamilan 5 bulan atau trimester ketiga, maka gerakan bayi di dalam perut tentunya merupakan kejadian yang akan selalu ditunggu.

Namun jika bayi di dalam perut tiba-tiba berhenti bergerak dalam waktu yang lama, maka segera periksakan kandungan ke dokter spesialis untuk mendapatkan pemeriksaan yang akurat.

Bayi seharusnya bergerak meskipun perlahan setiap harinya, namun bayi bisa melambat dalam melakukan gerakan karena pertumbuhannya yang terganggu.

7. Mual dan muntah terus menerus

Ibu hamil memang akan lebih mudah mengalami mual karena morning sickness merupakan salah satu tanda kehamilan trimester pertama yang paling mudah dijumpai.

Baca Juga: Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

Namun jika mual yang terjadi terus menerus, bahkan meskipun telah meminum obat dan diikuti oleh muntah yang berkepanjangan, maka kondisi ini adalah tanda bahaya kehamilan yang perlu diwaspadai.

Segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Selain sebagai tanda bahaya bagi kehamilan, mual dan muntah yang terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan ibu hamil jadi kekurangan cairan dan nutrisi yang mana juga akan berdampak buruk pada bayi.

8. Selalu merasa haus

Ibu hamil memang membutuhkan banyak cairan selama hamil, namun jika seorang ibu hamil justru selalu merasa haus sedangkan ia telah banyak minum air, maka hal ini patut diwaspadai.

Rasa haus yang sering mengganggu kemungkinan besar adalah tanda bahwa ibu hamil telah mengidap diabetes.

Diabetes tentunya juga akan memberikan dampak buruk bagi bayi di dalam kandungan, baik ketika persalinan tiba yang menimbulkan resiko pendarahan hingga ia tumbuh menjadi dewasa yang juga mengidap diabetes.

9. Kelelahan yang hebat

Lelah dan lesu memang sering dirasakan oleh ibu hamil muda, namun rasa lelah ini akan hilang jika ibu hamil beristirahat dan menghindari pekerjaan yang berat.

Tapi jika rasa lelah yang dirasakan justru datang berkali-kali dan tidak dapat hilang begitu saja dengan beristirahat, maka kemungkinan besar ini adalah tanda kehamilan yang berada dalam bahaya.

Hal ini biasanya terjadi karena ibu hamil mengalami anemia. Anemia menyebabkan rasa lelah karena kurangnya zat besi dalam darah sehingga menyebabkan pasokan oksigen pun berkurang dan tubuh menjadi lemas.

Adapun gejala yang diberikan oleh anemia adalah kepala pusing, mual dan muntah, serta rasa lelah yang amat sangat dirasakan bahkan meskipun ibu hamil sedang tidak melakukan apapun.

10. Kram perut

Kram perut atau lebih dikenal dengan kontraksi pada kehamilan memang biasa terjadi. Namun kontraksi yang normal akan hilang dengan sendirinya.

Berbeda jika ibu hamil justru mengalami satu kondisi bahaya yang menyebabkan kram perut secara terus menerus dengan rasa nyeri yang hebat. Kondisi ini jelas menandakan bahwa kehamilan dalam bahaya.

11. Demam

Ibu hamil yang mengalami demam hendaknya juga mewaspadai bahwa kehamilannya dalam bahaya. Demam yang dialami oleh ibu hamil bisa saja terjadi akibat infeksi.

Jika hal ini dibiarkan terus menerus, dikhawatirkan bakteri yang menyebabkan demam dapat menyebar ke jaringan lain dan merusaknya.

Jika ibu hamil mengalami demam, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan detail.

12. Jantung berdebar kuat

Salah sati tanda bahaya kehamilan lainnya adalah debaran jantung yang lebih kuat daripada biasanya. Detak jantung yang lebih kuat dan lebih cepat menandakan bahwa jantung ibu hamil bekerja lebih keras daripada biasanya.

Kondisi jantung yang memompa darah lebih kuat menandakan ada masalah pada pembuluh darah dan dikhawatirkan suplai oksigen dan nutrisi ke dalam bayi juga mengalami masalah.

13. Keluarnya cairan

Keluarnya cairan dari vagina, terutama dalam jumlah banyak dapat diindikasikan sebagai pertanda bahwa kehamilan dalam bahaya bahkan bisa berujung pada keguguran.

Keluarnya cairan dari jalan lahir ini bisa saja menandakan ada masalah pada rahim atau keluarnya air ketuban yang menunjukkan bahwa bayi sudah harus keluar.

Itulah 13 tanda bahaya kehamilan yang wajib diketahui. Setiap kehamilan pastinya akan mengalami gangguan dalam bentuk apapun, namun sebagai pelindung dari bayi, ibu hamil haruslah tetap tenang dalam menghadapi setiap masalah.

Ibu hamil harus selalu menambah pengetahuannya akan kehamilan sehingga bisa menjaga dengan baik sang buah hati di dalam kandungan.

Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin sesuai dengan jadwal yang telah diberikan dokter untuk dapat terus memantau kesehatan bayi.

Penuhi kebutuhan nutrisi dengan tepat dan jaga berat badan agar tidak melebihi kenaikan berat badan yang seharusnya. Demikianlah artikel yang singkat ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.

This div height required for enabling the sticky sidebar