Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Kehamilan / Posisi Tidur yang Benar dan Aman Bagi Ibu Hamil

Posisi Tidur yang Benar dan Aman Bagi Ibu Hamil

/
/
8 Views

Tidur adalah salah satu aktifitas yang sangat penting bagi tubuh, oleh karena itu perlu dijaga kualitasnya. Mendapat tidur yang berkualitas gampang-gampang susah, terutama oleh para calon Ibu yang sedang hamil.

Perut yang semakin besar dan gerakan-gerakan bayi di dalam perut tentu mempengaruhi kondisi calon Ibu yang sedang tidur.

Sulit bergerak saat berbaring, terbangun tengah malam, atau kepanasan adalah keluhan-keluhan yang umum dialami para wanita yang sedang hamil.

Masa kehamilan memang adalah masa yang sangat indah, apalagi untuk pasangan suami istri yang baru saja menikah.

Pada masa kehamilan, seorang calon ibu terkadang sangat sensitif bahkan mudah lelah ketika melakukan segala kegiatan rumah. Karena itu semua Ibu hamil perlu istirahat yang banyak dan memiliki kualitas tidur yang bagus.

Saat hamil, calon Ibu dan suami perlu memperhatikan kesehatan sang Ibu dan calon bayinya. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, dari mulai jenis makanan hingga posisi tidur.

Semuanya itu bertujuan untuk menjaga kesehatan sang Ibu dan menghindarkan janin dari sesuatu yang berbahaya.

Biasanya wanita yang sedang hamil susah menentukan posisi tidur yang benar dan nyaman untuknya. Dan di artikel pengenhamil.com kali ini kita akan sedikit diulas mengenai posisi tidur ibu hamil yang benar dan tidak membahayakan si calon buah hati.

1. Posisi tidur miring ke kiri dan kanan

Posisi tidur ibu hamil
Posisi tidur ibu hamil

Posisi ini membuat bayi mendapat banyak oksigen dan bisa memperlancar peredaran darah. Selain itu, tidur dengan posisi miring ke kiri juga baik untuk ginjal dari ibu hamil.

Selain posisi tidur menghadap kiri, posisi tidur menghadap kanan juga cukup bagus.

Ini akan menyebabkan ibu tidak mengalami sesak ketika tidur karena daerah jantung tidak menanggung beban yang berat.

2. Posisi tidur Ibu hamil menghadap ke atas

Posisi tidur telentang sangat tidak dianjurkan terutama oleh mereka yang telah memasuki usia kehamilan 16 minggu.

Posisi menghadap ke atas ini membuat si ibu mudah mengalami kelelahan ketika bangun tidur keesokan harinya.

Mengapa? Karena ketika menggunakan posisi tidur ini, ibu akan terus menyangga beban berat yang ada di perutnya. Ini akan meyebabkan sakit pada tulang punggung.

Posisi telentang juga akan mempengaruhi tekanan darah. Beberapa laporan menyebut wanita hamil yang tidur telentang kadang mengalami penurunan dan peningkatan tekanan darah.

Beberapa tips agar mendapat tidur yang berkualitas:

  • Sebagai tips tambahan agar mendapat tidur yang berkualitas, letakkan sebuah bantal diantara dengkul anda dan satu lagi di punggung agar terasa nyaman. Saat ini anda beberapa jenis bantal khusus yang dirancang untuk ibu hamil yang juga bisa digunakan.
  • Biasakanlah tidur pada jam yang sama setiap malam
  • Hindari makan makanan berat menjelang tidur
  • Untuk menghindari kram saat tidur perbanyak konsumsi kalsium

Demikian sedikit ulasan mengenai posisi tidur yang cocok untuk ibu hamil. Menjadi ibu hamil memang cukup susah, namun perasaan itu akan segera hilang begitu si bayi lahir dengan selamat ke dunia ini.

This div height required for enabling the sticky sidebar