Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / Penyebab Susah Tidur Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Susah Tidur Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

/
/
1 Views

Selama kehamilan, tubuh wanita mengalami berbagai perubahan yang bisa menyebabkan gangguan salah satunya menyebabkan ibu hamil mengalami susah tidur atau insomnia.

Pada dasarnya kondisi ini memang tidak akan membahayakan janin dalam kandungan. Namun tetap saja, ibu membutuhkan istirahat yang cukup dan baik demi kesehatan ibu serta bayi yang ada di dalamnya.

Kondisi susah tidur ketika hamil memang sangat normal dan dapat terjadi pada 78% ibu yang hamil. Dan hal ini tak hanya terjadi pada trimester akhir menjelang kelahiran namun juga dapat terjadi semenjak trimester pertama.

Penyebab Ibu Hamil Susah Tidur

Tips mengatasi susah tidur saat hamil
Tips mengatasi susah tidur saat hamil

Ada berbagai faktor yang menyebabkan mengapa seorang ibu bisa mengalami susah tidur saat kehamilan, mungkin penyebab-penyebab di bawah ini bisa menjadi salah satu alasannya.

1. Perut Terasa Mulas

Saat hamil, tak jarang ibu bisa mengalami gangguan pencernaan yang diakibatkan oleh perubahan hormon yang terjadi selama masa kehamilan.

Karena kondisi ini lah menyebabkan rasa mulas hingga membuat susah tidur. Untuk menghindarinya, anda bisa mencoba untuk tidak makan 2 jam sebelum waktu tidur dan terlebih lagi hindari mengkonsumsi makanan yang pedas.

Biasanya obat-obatan antasida seperti Zantac, rolaids, ataupun Tums sangat aman dikonsumsi selama masa kehamilan namun akan lebih baik untuk bertanya terlebih dahulu kepada dokter kandungan anda.

Cara lainnya untuk mengatasi penyebab ibu susah tidur saat hamil adalah dengan menggunakan bantal yang posisinya lebih tinggi serta mencoba posisi tidur miring ke sebelah kiri.

Sehingga dapat mencegah asam lambung dapat naik ke kerongkongan. Hal ini juga dapat mencegah rasa perih yang dapat terjadi di dada.

2. Buang Air Kecil Yang Lebih Sering

Sudah bukan hal aneh jika selama kehamilan ibu akan lebih sering buang air kecil setiap harinya, termasuk saat malam hari.

Kapasitas kandung kemih menyusut secara signifikan karena kondisi rahim yang terus menerus membesar. Untuk mengatasi hal ini bisa dicoba dengan mengkonsumsi air minum sesedikit mungkin 1-2 jam sebelum waktu tidur.

Ini dapat membatasi frekuensi buang air kecil saat tidur di malam hari. Cobalah untuk membuat lampu kamar serta kamar mandi tetap redup sehingga nantinya anda dapat dengan mudah tidur kembali ketika harus terbangun untuk ke kamar mandi.

Lampu yang terang dapat merangsang tubuh agar tetap terjaga sepanjang malam. Sehingga akan lebih baik untuk membuat lampu tetap redup untuk membuat ibu cepat tidur kembali.

3. Tidak Nyaman Karena Kondisi Perut Yang Terus Membesar

Kondisi perut ibu akan terus menerus membesar sehingga dapat membuat ibu tidak merasa nyaman saat tidur. Ini lah yang akan menyebabkan ibu susah tidur saat hamil.

Untuk membuat tetap nyaman saat tidur, anda bisa mencoba breagam posisi tidur yang dirasakan nyaman.

Ataupun anda bisa menggunakan bantuan dari bantal tidur khusus yang diperuntukkan bagi ibu hamil agar dapat menambah kenyamanan saat tidur.

Menurut National Sleep Foundation, 1 dari 4 ibu hamil biasanya dapat mengalami restless leg syndrome atau sindrom kaki gelisah.

Kondisi ini adalah gangguan yang dapat terjadi pada sistem syaraf yang dapat menyebabkan dorongan besar serta tidak tertahan untuk terus menggerakkan kaki.

Hal ini pula lah yang bisa menyebabkan munculnya sesnasi geli pada paha, betis, dan kaki. Sensasi ini akan terus memburuk saat sore hingga malam hari.

Kondisi ini tak hanya dapat dirasakan pada kaki, namun juga lengan. Sindrom kaki gelisah juga berkaitan dengan hentakan paksa yang berasal dari lengan dan kaki yang dikenal dengan nama gerakan tungkai periodik di dalam tidur.

Jika ibu mengalami kondisi ini, maka dapat menjadi tanda jika tubuh kekurangan folat dan zat besi. Untuk itu lah usahakan untuk mengkonsumsi asupan kedua zat tersebut sehingga dapat menghilangkan sindrom kaki gelisah.

4. Gerakan Bayi Dalam Rahim

Bayi yang bergerak dalam rahim yang terus menerus terjadi juga menjadi salah satu penyebab mengapa ibu mengalami susah tidur saat hamil.

Gerakan bayi yang begitu beragam mulai dari memutar hingga memendang biasanya cukup dapat membuat ibu tidak nyaman dan terbangun dari tidur.

Memang tidak ada hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi gerakan bayi ini. Satu-satuya cara adalah dengan menikmati  kontraksi-kontraksi yang terjadi dan tetap mencoba bersantai.

Tarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan sehingga tubuh tetap rileks

5. Stress

Stres dapat terjadi oleh ibu yang sedang hamil dan ini sangat umum terjadi. Setiap ibu hamil dapat mengalami stress yang disebabkan oleh berbagai faktor.

Stress dapat menyebabkan hormon yang memicu rasa mengantuk di dalam tubuh tidak dapat diproduksi dengan baik. Sehingga membuat perasaan dan pikiran ibu tetap bekerja meskipun mata terpejam.

Untuk mengatasi masalah ini maka ibu dapat mencoba berkonsultasi kepada dokter. Jika perlu pelajarilah teknik relaksasi yang akan membantu tubuh tetap rileks selama kehamilan.

6. Kram Pada Kaki Dan Nyeri Punggung

Kram yang sering terjadi pada kaki serta nyeri punggung menjadi salah satu kondisi yang paling umum terjadi saat kehamilan. Hal ini sering membuat susah tidur hingga terbangun ketika tidur sedang nyenyak-nyenyaknya.

Untuk mengatasi permasalahan nyeri punggung, ibu bisa mencoba tidur menyamping dan menempatkan bantal di tengah-tengah kedua kaki sehingga dapat mengurangi tekanan.

Untuk menghindari terjadinya kram pada kaki, lakukan peregangan dengan mencoba berjalan-jalan santai di sekitaran kamar saja.

Anda juga bisa meminta pasangan memberikan pijatan lembut sebelum beranjak tidur. Atau anda juga apat mencoba meninggikan kaki ketika duduk-duduk di siang hari maupun saat tidur.

Cara Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil

Karena istirahat sangat penting bagi ibu hamil, maka kondisi sulit tidur seperti ini harus segera diatasi sehingga tidak berpengaruh pada kesehatan ibu dan janin di dalamnya.

Cara-cara di bawah ini mungkin bisa anda coba untuk mengurangi resiko susah tidur di malam hari:

  • Perhatikan posisi tidur ibu hamil. Cara ibu tidur ketika hamil sangatlah penting. Disarankan untuk mencari posisi yang membuat ibu benar-benar merasa nyaman sehingga tidur bisa lebih nyenyak.
  • Gunakan bantal tambahan yang akan sangat berguna untuk memberikan kenyamanan tidur ketika sedang hamil. Selain dapat menyangga tubuh, bantal ini dapat digunakan menahan perut maupun ditempatkan diantara kaki ketika berbaring di salah satu sisi
  • Pertahankan rutinitas waktu saat tidur dan jangan mengubah rutinitas tidur ini saat hamil. Jika merasa anda membutuhkan waktu lebih banyak beristirahat, anda bisa menggunakannya di siang hari.
  • Lakukan rileksasi sehingga membuat pikiran dan otot-otot pada tubuh ibu menjadi lebih santai. Teknik peregangan  dapat membantu agar mencegah kram dan teknik pernapasan juga dapat mengurangi ketegangan pada tubuh
  • Cukupi asupan nutrisi harian dengan berbagai makanan-makanan yang bergizi. Makanan dengan kandungan protein dan karbohidrat tinggi bisa membantu membuat tidur lebih nyenyak di malam hari. Namun hindari minum air terlalu banyak di malam hari sebelum tidur sehingga anda tidak terus menerus buang air kecil

Sangat penting bagi ibu hamil untuk memiliki waktu tidur yang cukup untuk tetap menjaga staminanya. Selain tidur di malam hari, tidur siang juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Jika kondisi ini terus menerus terjadi maka bicarakan hal ini kepada dokter untuk menghindari resiko-resiko buruk yang bisa terjadi nantinya.

This div height required for enabling the sticky sidebar