Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Kehamilan / Penyebab Sakit Pinggang Saat Hamil Tua

Penyebab Sakit Pinggang Saat Hamil Tua

/
/
181 Views

Masa kehamilan yang memasuki trimester akhir memang merupakan masa dimana berbagai keluhan akan bermunculan. Mulai dari kontraksi yang akan semakin sering dirasakan hingga sakit pinggang yang selalu menyerang kapan saja.

Sakit pinggang saat hamil tua memang merupakan hal yang biasa terjadi dan bukan merupakan jenis gangguan kehamilan yangp perlu dirisaukan.

Namun terkadang sakit pinggang juga membuat ibu hamil jadi kurang nyaman dalam beraktivitas.

Penyebab Sakit Pinggang

Adapun penyebab munculnya sakit pinggang saat hamil tua adalah sebagai berikut:

1. Peregangan ligamen

Rasa sakit pinggang saat hamil tua biasanya disebabkan karena adanya peregangan pada ligamen.

Peregangan ligamen ini terjadi karena adanya pembesaran rahim sehingga tubuh ikut bereaksi untuk memberikan ruang pada rahim yang semakin berkembang.

Peregangan pada ligamen inilah yang akan menyebabkan rasa nyeri pada pinggang dan punggung ibu hamil. Peregangan ini juga menyebabkan terjadinya penekanan pada dada sehingga menimbulkan rasa sesak nafas.

2. Perubahan pusat gravitasi tubuh

Perubahan fisik lain yang menyebabkan rasa sakit pinggang adalah kondisi perut yang semakin membesar juga menyebabkan adanya perubahan pusat gravitasi terhadap tubuh sehingga postur tubuh pun ikut berubah.

Pertambahan berat badan pada ibu hamil juga menyebabkan punggung mendapatkan beban yang lebih berat untuk disokong sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Ibu hamil yang mencondongkan badannya ke depan atau ke belakang untuk menyokong berat badan yang semakin bertambah justru akan semakin memperburuk rasa sakit pinggang.

3. Infeksi saluran kemih

Ibu hamil yang mengalami infeksi saluran kemih juga dapat memperparah rasa sakit pinggang. Hal ini disebabkan karena adanya penyebaran bakteri hingga ke pinggang.

Selain menyebabkan rasa sakit pinggang, infeksi saluran kemih juga dapat menyebabkan kelahiran prematur jika dibiarkan begitu saja. Hal ini disebabkan karena adanya peradangan yang menyebabkan kontraksi pada ibu hamil.

4. Kurang asupan kalsium

Ibu hamil sangat membutuhkan kalsium selama masa kehamilan. Bukan hanya untuk kebutuhan perkembangan janin di dalam kandungan, tapi juga untuk kesehatan ibu hamil itu sendiri.

Ibu hamil yang kekurangan kalsium tidak akan bisa memasok kalsium ke janin sehingga akhirnya janin akan mengambil asupan kalsium langsung dari tubuh sang ibu.

Tubuh ibu yang diserap kalsiumnya secara paksa inilah yang menyebabkan pengapuran pada tubuh ibu hamil. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus maka efek pengapuran akan terus berlangsung hingga si ibu menua.

Ibu yang kekurangan kalsium saat hamil akan lebih cepat mengalami osteoporosis, bahkan meskipun usianya belum terlalu tua.

Konsumsi makanan bergizi tinggi untuk selalu memenuhi kebutuhan asupan nutrisi yang tepat. Adapun beberapa makanan yang mengandung kalsium tinggi adalah susu, bayam, ikan tongkol, kale, kacang tanah, almond, brokoli, dan lainnya.

5. Kurang minum

Ibu hamil sering kali malas untuk meminum air putih, padahal akan sangat berpengaruh pada kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Ibu hamil yang kekurangan cairan akan mengalami dehidrasi. Dehidrasi inilah yang menyebabkan rasa nyeri pada bagian pinggang.

Minumlah setidaknya 1 hingga 2 liter setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Jika tidak terpenuhi dengan air putih, ibu hamil bisa mendapatkan cairan dari jus buah atau susu dan minuman lain yang aman untuk ibu hamil.

6. Terlalu lama duduk

Ibu hamil yang terlalu lama duduk juga akan mengalami rasa sakit pinggang. Hal ini biasanya terjadi pada ibu hamil yang bekerja.

Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya ibu hamil tidak duduk terlalu lama. Ubah posisi setidaknya tiap 15 menit sekali dengan berjalan sebentar. Lakukan pula peregangan secara perlahan agar tubuh tidak kaku.

Terlalu banyak duduk juga tidak baik untuk ginjal, maka dari itu perbanyak pula minum air putih jika terlalu banyak duduk.

Itulah berbagai penyebab munculnya sakit pinggang saat hamil tua. Sebagian besar penyebab sakit pinggang diakibatkan karena sikap ibu hamil itu sendiri, maka dari itu sebenarnya sakit pinggang saat hamil tua bisa dihindarkan.

Cara Mengatasi Sakit Pinggang

Mengatasi sakit pinggang pada Ibu hamil
Mengatasi sakit pinggang pada Ibu hamil

Meskipun rasa sakit pinggang pada ibu hamil merupakan hal normal, namun ada baiknya untuk mengatasinya dengan segera agar tidak semakin parah dan mengganggu aktivitas.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi sakit pinggang pada ibu hamil:

1. Jaga postur tubuh tetap lurus

Jika Anda beraktivitas dengan berdiri, maka berdirilah dengan tegak agar punggung tetap dalam kondisi lurus sejajar dengan bahu.

Sedangkan jika Anda beraktivitas dengan duduk, maka duduklah dengan punggung tegak sejajar dengan sandaran kursi serta telapak kaki menapak di lantai.

2. Gunakan sepatu yang tepat

Sepatu yang paling tepat bagi ibu hamil adalah sepatu yang datar. Hindari penggunaan sepatu hak tinggi ketika hamil, baik saat hamil muda maupun hamil tua.

Sepatu dengan hak tinggi akan membuat tubuh menjadi tidak stabil sehingga mudah jatuh. Hal ini dapat meningkatkan resiko kontraksi atau bahkan keguguran.

3. Konsumsi makanan yang bergizi tinggi

Kehamilan akan membuat tubuh Anda memerlukan nutrisi harian yang jauh lebih tinggi dibandingkan ketika Anda tidak hamil. Salah satu nutrisi penting yang berperan dengan kekuatan tulang dan pertumbuhan janin adalah kalsium.

Kebutuhan kalsium harian yang tinggi harus dipenuhi oleh ibu hamil karena ia harus menyalurkan kalsium untuk pembentukan tulang bayi.

4. Melakukan olahraga ringan

Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan mengurangi rasa sakit pinggang selama hamil tua adalah dengan melakkan olahraga ringan. Olahraga ringan disini adalah senam hamil yang memang sangat aman untuk ibu hamil.

5. Mandi air hangat

Sakit pinggang juga dapat diatasi dengan mandi air hangat. Anda bisa berendam dalam air hangat yang diberi sedikit garam dan melakukan beberapa pijatan kecil dan lembut pada bagian pinggang dan punggung.

Namun pastikan untuk tidak berendam terlalu lama. Berendam terlalu lama dapat menyebabkan kontraksi sehingga berbahaya untuk si bayi.

6. Tidur miring

Ketika tidur, usahakan untuk tidur dengan cara miring ke arah kiri maupun kanan. Posisi miring ke arah kiri akan sangat membantu mengurangi tekanan pada organ vital ibu dari rahim yang semakin membesar.

Letakkan bantal yang tidak terlalu tebal di antara kedua lutut dan tekuk salah satu lutut agar posisi punggung tetap tegak lurus.

7. Kompres air hangat

Cara sederhana lainnya yang bisa mengurangi rasa sakit pinggang adalah dengan mengompres pinggang yang sakit menggunakan handuk hangat.

Caranya cukup mudah, yakni basahi handuk dengan air hangat, lalu kompreskan pada bagian pinggang. Lakukan cara ini sebelum mandi sore untuk mengurangi rasa pegal.

Itulah 7 cara mengatasi sakit pinggang saat hamil tua. Sakit pinggang saat hamil tua menjadi keluhan yang akan selalu dirasakan oleh ibu hamil, namun keluhan ini dapat diatasi dengan cara yang tepat.

Demikianlah artikel yang singkat ini. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang keluhan di masa kehamilan.

Sumber:

  1. https://www.klikdokter.com/tanya-dokter/read/3012320/mules-dan-sakit-pinggang-pada-hamil-tua
  2. https://mommyasia.id/1352