Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / Penyebab Nyeri Perut Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Nyeri Perut Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

/
/
121 Views

Berbagai keluhan pastinya akan dirasakan oleh seorang ibu hamil. Salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah nyeri perut.

Nyeri perut adalah salah satu jenis gangguan kehamilan yang umum. Nyeri pada perut sekaligus merupakan tanda-tanda awal kehamilan yang akan dirasakan oleh ibu hamil.

Nyeri perut seringkali menghinggapi ibu hamil sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dalam beraktifitas sehari-hari.

Lantas apa saja penyebab nyeri perut tersebut dan bagaimana mengatasinya? Melalui pengenhamil.com kita akan membahasnya sampai tuntas.

Penyebab Nyeri Perut Saat Hamil

Nyeri perut yang terjadi pada tiap trimester kehamilan memiliki level yang berbeda-beda pula. Namun semuanya masih dianggap normal selama nyeri perut tidak terlalu menggangu aktivitas sang bunda.

Penyebab nyeri perut pada ibu hamil ada banyak, berikut adalah beberapa penyebab nyeri perut pada ibu hamil:

1. Perubahan rahim

Rahim yang berisikan sang calon bayi tentunya akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan bayi di dalamnya.

Ukuran rahim yang tadinya kecil, semakin lama akan semakin membesar agar bayi tetap bisa tinggal dengan nyaman di dalamnya.

Adapun ligamen yang menghubungkan antara tulang panggul dan rahim juga ikut mengembang sehingga rahim terasa kencang dan timbullah rasa nyeri perut.

2. Tekanan pada berbagai organ tubuh

Rahim yang membesar setiap harinya tentunya juga membutuhkan ruang yang lebih banyak. Perkembangan rahim ini akan membuat organ-organ lain tertekan.

Adanya tekanan pada pembuluh darah, otot, dan sendi akan menyebabkan rasa tidak nyaman dan nyeri pada perut.

3. Gas berlebihan di dalam perut

Penyebab nyeri pada perut ibu hamil
Gas berlebihan menyebabkan nyeri pada perut

Seorang ibu hamil akan mengalami banyak perubahan dalam tubuhnya, termasuk adanya perubahan hormon yang memicu berbagai perubahan pada tubuh sang ibu dan perkembangan si bayi.

Perubahan hormon progesteron pada tubuh si ibu memicu timbulnya gas yang berlebihan di dalam perut.

Gas yang berlebihan di dalam perut dapat menyebabkan perut menjadi kembung sehingga timbul rasa nyeri pada perut.

Perut kembung memang kerap terjadi pada ibu yang berada dalam usia kehamilan trimester pertama.

Hal ini disebabkan adanya peningkatan jumlah hormon progersteron dan estrogen yang menyebabkan gerakan usus menjadi lebih lambat dari biasanya sehingga transit makanan termasuk gas di dalam usus dan lambung juga menjadi lebih lama.

4. Posisi rahim

Tidak hanya karena adanya perubahan hormon di dalam tubuh, rasa nyeri perut pada ibu hamil juga dapat disebabkan karena posisi rahim yang sering kali lebih condong ke satu sisi.

Rahim sering kali lebih condong ke kanan atau ke kiri sehingga menyebabkan ligamen yang menopang rahim pada sisi tersebut menjadi lebih renggang dan mengalami kontraksi.

Kontraksi yang ditimbulkan inilah yang menyebabkan rasa nyeri pada perut.

Cara mengatasi nyeri perut pada ibu hamil

Mengatasi nyeri perut saat hamil
Mengatasi nyeri perut saat hamil

Itulah beberapa penyebab yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada perut ibu hamil.

Rasa nyeri perut saat kehamilan memang merupakan hal yang wajar, namun ada kalanya akan menimbulkan gangguan pada aktivitas sehari-hari.

Untuk mengurangi rasa nyeri pada perut ketika hamil, ibu hamil bisa melakukan beberapa hal seperti di bawah ini;

1. Makan sedikit tapi sering

Banyaknya jumlah gas di dalam perut yang menyebabkan rasa nyeri dapat diatasi dengan cara mengubah pola makan.

Jika biasanya Anda makan dalam jumlah yang banyak, kini ubahlah porsi makanan Anda menjadi lebih sedikit.

Untuk mengatasi rasa lapar yang sering kali dirasakan oleh ibu hamil, makanlah dengan porsi sedikit namun sering.

Dengan menelan makanan dalam jumlah sedikit namun sering akan memberikan jeda atau waktu pada lambung untuk mencerna makanan sehingga jumlah gas di dalam perut pun tidak menjadi berlebihan.

Gerakan usus dan lambung yang lambat akan bekerja lebih optimal jika jumlah makanan yang dihaluskan juga lebih sedikit.

2. Melakukan segala sesuatunya dengan perlahan

Ketika rahim semakin membesar, tekanan pada perut juga akan semakin membesar. Rasa nyeri yang dihadapi juga akan meningkat.

Namun hal ini dapat diatasi dengan tidak melakukan kegiatan dengan gerakan cepat atau tiba-tiba. Ligamen yang menyokong rahim dan berkontraksi sangat rentan dengan gerakan, terutama gerakan yang cepat dan tiba-tiba.

Bahkan jika Anda melakukan gerakan yang tiba-tiba justru akan menimbulkan kontraksi pada rahim.

3. Lakukan olahraga ringan

Mengalami kehamilan bukan berarti Anda tidak boleh olahraga, justru olahraga ringan akan sangat baik dilakukan.

Olahraga ringan seperti jalan santai atau yoga akan membantu ibu hamil mengurangi rasa nyeri perut atau kram perut juga merupakan tips sehat saat hamil.

Gerakan-gerakan ringan akan sangat membantu meregangkan kembali otot dan sendi yang tertekan.

Selain itu, gerakan-gerakan ringan seperti ini akan membantu tubuh untuk mengeluarkan gas di dalam perut dengan lebih mudah.

4. Melakukan hubungan secara perlahan

Terkadang rasa nyeri perut juga terjadi ketika melakukan hubungan seks. Jika hal ini terjadi, maka yang perlu dilakukan adalah melakukan seks secara perlahan.

Untuk merelaksasi tubuh agar rasa nyeri tidak muncul, maka sebaiknya lakukan pijatan yang lembut  pada bagian punggung.

Hal ini akan membantu ligamen yang menopang rahim menjadi lebih rileks dan tidak tegang. Setelah itu, lakukan seks secara lembut dan perlahan agar ketika penetrasi tidak terjadi kontraksi rahim.

5. Perbanyak minum air putih

Seorang ibu hamil sangat rentan terkena dehidrasi sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri di perut.

Dengan mengkonsumsi air putih yang banyak, maka tubuh pun akan terhidrasi dengan baik. Tidak hanya air putih, ibu hamil juga dapat memenuhi kebutuhan cairan dari buah.

Mengkonsumsi buah bukan hanya menambah jumlah cairan di dalam tubuh, tapi juga sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dan membantu sang ibu terhindar dari konstipasi.

6. Istirahat

Rasa nyeri pada ibu hamil juga sering disebabkan karena terlalu banyak melakukan gerakan sehingga timbul kontraksi rahim dan nyeri pada perut.

Untuk mengatasinya, sebaiknya ibu hamil banyak beristirahat. Baringkan tubuh dengan posisi paling nyaman. Bisa juga memberikan bantal pada kaki agar posisi kaki lebih tinggi.

Jika rasa nyeri pada sebelah kanan, Anda bisa mencoba berbaring ke sebelah kiri, begitu pula sebaliknya. Dengan beristirahat, rahim yang tadinya berkontraksi juga akan lebih rileks.

7. Mandi air hangat

Rasa nyeri ternyata juga dapat dihilangkan dengan cara mandi air hangat. Kehangatan air yang mengalir pada tubuh akan membantu setiap anggota tubuh menjadi lebih rileks.

Anda juga dapat berendam air hangat agar lebih rileks. Namun pastikan pula untuk tidak berendam terlalu lama. Dengan mandi air hangat, maka berarti Anda memberikan waktu santai pada tubuh Anda yang lelah agar rasa nyeri pun hilang.

Itulah 7 cara mengatasi rasa nyeri perut pada ibu hamil yang bisa Anda lakukan. Rasa nyeri memang wajar terjadi pada ibu hamil sehingga Anda tidak perlu cemas ketika mengalaminya.

Lakukan beberapa hal di atas untuk mengurangi rasa nyeri yang menggangu aktivitas Anda.

Demikianlah artikel yang singkat ini, semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang gejala nyeri pada saat kehamilan. Terima kasih.