Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / 11 Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

11 Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

/
/
14 Views

Sakit pinggang saat hamil adalah hal yang sangat wajar dialami ibu hamil. Ibu hamil muda dan tua bisa mengalami sakit pinggang kapan saja.

Penyebab sakit pinggang ketika hamil adalah pertumbuhan janin yang semakin besar yang menekan ligamen perut. Ini menyebabkan sendi pada area panggul menyesuaikan dengan kebutuhan ibu.

Ditambah lagi dengan beban janin yang semakin berat akan membuat ibu bertumpu pada bagian kaki dan pinggang.

Ibu bisa merasa sakit pinggang sampai tidak bisa tidur atau istirahat dengan baik. Sehingga ibu hamil selalu mengeluh tubuh yang tidak nyaman.

Mengatasi sakit pinggang pada Ibu hamil
Mengatasi sakit pinggang pada Ibu hamil

Jadi bagaimana cara mengatasi sakit pinggang saat hamil? Silahkan mengikuti informasi berikut ini.

  1. Cukupi kebutuhan air putih

Salah satu penyebab ibu sakit pinggang adalah ketika tubuh ibu tidak mendapatkan cairan yang cukup. Sama seperti risiko dehidrasi maka kekurangan air putih membuat ginjal bekerja sangat keras.

Kemudian ibu bisa merasakan berbagai keluhan sakit pinggang yang sulit untuk dihilangkan. Saat itu ginjal ibu mungkin sudah berada dalam kondisi yang tidak baik.

Gejala tambahan lainnya termasuk seperti tidak buang air kecil dan tidak berkeringat. Ini tanda yang sangat bahaya.

Karena itu sebelum terjadi berbagai gejala yang tidak nyaman maka cobalah untuk minum air putih secara rutin. Jika ibu cukup air minum maka ibu bisa buang air kecil dengan wajar dan nyaman sehingga sakit pinggang juga hilang.

  1. Hindari kafein

Salah satu penyebab ibu mengalami sakit pinggang adalah mengonsumsi kafein baik itu dari teh, kopi dan coklat.

Kafein sangat berbahaya untuk ibu hamil karena bisa menyebabkan kondisi ginjal bekerja sangat keras.

Kafein juga bisa membuat aliran darah menjadi lebih cepat sehingga bisa meningkatkan resiko janin kekurangan oksigen.

Masih banyak dampak yang lain seperti sakit kepala, detak jantung sangat cepat dan keringat dingin.

Untuk mencegahnya maka hindari kafein selama hamil. Penuhi kebutuhan air putih yang cukup sehingga sistem metabolisme ibu juga bekerja lebih baik.

  1. Kompres dengan air hangat

Jika ibu ingin menghilangkan sakit pinggang yang muncul saat malam hari, maka semua itu bisa dilakukan dengan kompres handuk hangat.

Ibu hamil yang banyak beraktifitas saat siang hari biasanya akan terasa lelah pada malam hari. Akibatnya ibu akan merasa sakit pinggang yang sangat tidak nyaman.

Untuk mengendurkan sistem syaraf dan membuat pinggang lebih nyaman maka cobalah dengan mengompres pinggang.

Rendam handuk ke dalam air hangat kemudian perah dan tempelkan pada pinggang. Untuk melakukan ini maka ibu hamil bisa mencari posisi yang paling nyaman, yaitu dengan duduk atau tidur.

  1. Jangan lupa sumber kalsium

Salah satu penyebab sakit pinggang lain pada ibu hamil adalah ketika ibu mengalami kekurangan kalsium.

Kalsium adalah mineral yang sangat penting untuk membangun jaringan dan tulang serta gigi pada  janin.

Saat hamil maka kebutuhan kalsium ibu akan meningkat karena bayi juga menyerap kalsium dari tubuh ibu. Keluhan kurang kalsium adalah rasa tidak nyaman dan sakit pinggang terus menerus.

Untuk mengatasinya maka bisa mendapatkan suplemen kalsium dari dokter. Juga bisa dilakukan dengan cara yang sangat alami yaitu mengonsumsi makanan dan minuman yang berkalsium tinggi.

Beberapa makanan seperti ikan salmon, ikan sarden, susu, kacang-kacangan, biji-bijian, daging ayam dan sayuran hijau.

  1. Coba banyak bergerak

Meskipun ibu sedang hamil maka tubuh ibu juga perlu untuk bergerak. Ibu bisa mencoba berbagai jenis senam ringan untuk ibu hamil.

Ibu hamil juga bisa melakukan gerakan yang lain seperti jalan kaki, berenang dan yoga. Berbagai gerakan ini sangat penting untuk membantu proses sendi tubuh menjadi lebih lancar.

Selain itu juga sangat menguntungkan karena berbagai gerakan bisa membuat ibu akan melewati proses persalinan yang lebih lancar.

Untuk mengatasi kesalahan gerakan yang bisa memicu cedera maka bisa mengggunakan instruktur khusus untuk kehamilan. Mereka yang berpengalaman bisa membantu ibu mengatasi keluhan sakit pinggang.

  1. Pijat khusus ibu hamil

Jika ibu merasakan sakit pinggang dan juga sangat lelah maka bisa mencoba melakukan pijat. Pijat sangat baik untuk ibu hamil karena bisa membantu otot ibu yang tegang menjadi lebih santai.

Kemudian pijat juga bisa membantu mengatasi kondisi ibu yang lelah sampai memicu tekanan darah rendah.

Hanya saja pijat untuk ibu hamil tidak boleh dilakukan sembarangan. Ibu harus dipijat oleh ahli karena beberapa pijatan pada titik tertentu bisa memicu kontraksi sehingga berbahaya untuk ibu dan janin.

  1. Gunakan pakaian yang santai

Jika ibu hamil bekerja dan harus menggunakan pakaian tertentu, maka pilihlah pakaian yang longgar dan nyaman. Kenakan pakaian yang tidak membuat otot pinggang dan perut tertekan.

Pakaian yang terlalu ketat bisa menyebabkan otot menerima tekanan yang sangat besar. Kemudian juga bisa memicu kondisi tidak nyaman termasuk kram pada perut dan area genital yang terlalu lembab.

Untuk mengatasinya maka pakaian yang nyaman dan longgar sangat baik untuk membuat otot menjadi lebih santai dan meningkatkan aliran darah pada area pinggang menjadi lebih nyaman.

  1. Posisi tidur yang nyaman

Jika usia kehamilan sudah tua maka ibu akan lebih sering merasa sakit pinggang. Ini bisa membuat ibu sulit tidur dengan baik sehingga menjadi sangat tidak nyaman.

Untuk mengatasinya maka cobalah untuk tidur dengan posisi yang paling sesuai dengan usia kehamilan.

Hindari tidur dengan posisi telentang karena memberi tekanan untuk pinggang dan membuat area tersebut tertekan tubuh ibu.

Ibu bisa mencoba tidur dengan miring ke sisi kiri. Ini langkah yang sangat baik karena bisa membuat aliran darah dari jantung ke bagian bawah tubuh ibu menjadi lancar.

Posisi ini juga tidak berbahaya untuk janin karena janin mendapatkan oksigen yang cukup.

  1. Jangan gunakan sepatu berhak tinggi

Kebiasaan menggunakan sepatu berhak tinggi sangat buruk untuk kehamilan. Sayangnya masih banyak ibu yang menggunakan sepatu ini karena alasan pekerjaan atau kebutuhan.

Sementara itu efek sepatu bisa menyebabkan tekanan pada area pinggang menjadi lebih kuat, kemudian juga memicu risiko jatuh sehingga sangat berbahaya.

Lebih baik untuk menggantinya dengan sepatu dengan hak biasa dan lembut. Sepatu dengan hak lembut ini bisa membuat kondisi pinggang ibu nyaman dan tidak terlalu sakit.

  1. Perhatikan postur tubuh ibu

Ibu juga bisa mencoba untuk mengatasi sakit pinggang dengan cara menjaga postur tubuh. Hindari postur tubuh yang selalu sama dari waktu ke waktu.

Misalnya ibu hamil berdiri sangat lama maka itu juga berbahaya untuk pinggang ibu. Bahkan ketika ibu harus duduk dalam waktu yang lama, maka itu juga tidak tepat.

Jaga waktu antara berdiri, duduk dan bersantai. Saat bersantai maka jangan terlalu membungkuk. Saat duduk di kursi maka gunakan bantal penyangga untuk pinggang sehingga ibu akan merasa lebih nyaman.

  1. Perawatan dokter

Sakit pinggang saat hamil yang sudah diatasi dengan beberapa cara tersebut dan tidak berkurang, maka bisa jadi adalah pertanda yang serius. Ibu hamil bisa mencoba untuk langsung berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Dokter akan menemukan penyebabnya termasuk jika ada kelainan tulang atau kelainan bentuk tulang pada tubuh ibu hamil.

Ibu hamil sebaiknya juga tidak minum obat sembarangan karena bisa berbahaya untuk ibu dan janin. Lebih baik pergi ke dokter sehingga bisa mendapatkan perawatan yang paling tepat.

Sumber:

This div height required for enabling the sticky sidebar