Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / Cara Mencegah dan Mengatasi Sembelit Saat Hamil

Cara Mencegah dan Mengatasi Sembelit Saat Hamil

/
/
105 Views

Ibu hamil mengalami sembelit sampai ambeien memang hal yang umum. Ini adalah gangguan kehamilan yang khas karena pertumbuhan janin dalam rahim merubah semua kerja sistem pencernaan.

Salah satu penyebab sembelit adalah ukuran rahim yang semakin membesar. Itulah mengapa Ibu hamil trimester ketiga umumnya mengalami sembelit yang semakin parah.

Banyak ibu hamil yang pasrah dengan kondisi ini karena sembelit dianggap sebagai penyakit kehamilan yang umum. Tapi jika tidak dirawat dengan tepat maka sembelit bisa membuat ibu mengalami ambeien.

Ambeien tidak bisa sembuh sendiri setelah ibu melahirkan karena harus dirawat dengan operasi dan obat secara teratur.

Daripada mengalami semua masalah sembelit ini maka lebih baik untuk merawat tubuh dengan baik.

Cara Mencegah Sembelit pada Ibu Hamil

Berikut ini adalah berbagai cara mencegah sembelit saat hamil.

  1. Makan sedikit tapi sering

Salah satu cara mencegah sembelit saat hamil yang terbilang ampuh adalah menghindari makan besar satu kali waktu.

Ibu hamil selalu mengalami gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, perut kembung dan sembelit. Semua itu karena adanya hormon kehamilan yang sangat tinggi.

Meningkatnya hormon kehamilan memang tidak bisa dicegah karena itu juga penting untuk janin Anda. Jadi salah satu cara untuk mengendalikan hal ini adalah dengan mencegah sembelit sejak awal.

Caranya adalah dengan makan dalam jumlah yang lebih sedikit tapi sering. Kebiasaan makan ini sangat baik untuk melatih usus terhadap perubahan gerakan usus yang lebih lambat.

Akhirnya ibu tidak akan mengalami sembelit lagi dan jika dilakukan sejak awal maka bisa mencegah sembelit.

Mencegah sembelit saat hamil
Mencegah sembelit saat hamil
  1. Jangan lupa bergerak

Selama hamil maka ibu sebaiknya tidak merasa malas. Ibu hamil yang malas tidak hanya akan terkena sembelit tapi juga risiko kegemukan dan proses persalinan yang sulit.

Sementara itu beberapa gerakan tubuh ibu akan membuat usus bekerja normal lagi. Misalnya seperti berenang atau jalan kaki setiap hari maka bisa membuat ibu lancar buang air besar.

Hal ini karena saat ibu bergerak maka otot usus bekerja dengan cepat dan baik. Berbagai gerakan tubuh juga bisa membuat ibu menerima cairan yang cukup.

Metabolisme tubuh ibu semakin baik dan normal sehingga tidak mungkin akan terkena sembelit. Jadi aktif bergerak dapat membantu Ibu hamil mencegah sembelit dan susah buang air besar (bab).

  1. Jangan konsumsi banyak lemak

Ibu hamil yang masih memiliki kebiasaan konsumsi lemak olahan sebaiknya juga menghentikan kebiasaan ini. Jenis makanan yang mengandung lemak olahan adalah makanan cepat saji.

Lemak dari kulit ayam dan bagian daging sapi yang berlemak seperti urat juga sangat buruk untuk pencernaan. Jadi ibu sebaiknya menjaga asupan lemak.

Jika bisa gantikan lemak dengan jenis lemak sehat seperti lemak dari ikan salmon atau ikan tuna. Makanan yang mengandung senyawa omega 3 sangat baik untuk menjaga kecerdasan janin dan mendukung pertumbuhan sistem syaraf.

Jadi untuk mencegah sembelit saat kehamilan, hindarilah segala jenis makanan cepat saji.

  1. Berhenti minum kafein

Bagi ibu hamil yang masih mengonsumsi kafein maka sebaiknya berhenti dari kebiasaan ini. Sumber kafein yang sangat buruk untuk ibu hamil adalah seperti teh, kopi dan coklat.

Kafein akan membuat usus bekerja lebih lambat karena produksi asam dalam saluran pencernaan lebih tinggi. Kafein juga tidak baik untuk pertumbuhan janin karena zat kafein akan terbawa dari darah ibu ke janin.

Setiap ibu hamil harus membatasi asupan kafein agar tubuh ibu dan janin tetap sehat.

  1. Jangan menunda buang air besar

Tips untuk mencegah sembelit pada Ibu hamil adalah mencegerakan buang air besar dan tidak menunda-nundanya.

Banyak ibu hamil yang mengalami sembelit karena kebiasaan buruk seperti kebiasaan menunda buang air besar. Kebiasaan ini tidak baik karena kotoran bisa mengeras pada saluran yang mendekati rektum.

Akibatnya kotoran akan menumpuk di area ini dan ibu bisa kesakitan saat buang air besar.

Jadi untuk mencegah dan mengatasi sembelit, maka segera buang air besar saat terasa, karena itu bisa membuat otot rektum bekerja secara alami.

  1. Jangan lupa serat

Serat adalah kebutuhan nutrisi yang sangat penting untuk ibu hamil. Serat bisa membuat usus dan saluran pencernaan bekerja lebih cepat.

Proses penyerapan serat pada usus juga membantu tubuh dalam mengolah nutrisi lain termasuk lemak, protein, vitamin dan mineral.

Kemudian serat akan membuat sembelit cepat sembuh. Berbagai jenis makanan yang mengandung serat seperti brokoli, apel, pir, semangka, sayuran hijau dan kacang-kacangan.

  1. Yoga kehamilan

Yoga kehamilan adalah jenis senam atau olahraga khusus untuk ibu hamil. Yoga awalnya dipercaya bisa membantu proses persalinan menjadi lebih cepat dan tidak sakit.

Tapi berbagai jenis gerakan dalam yoga ternyata sangat baik untuk menjaga kesehatan organ dalam dan luar tubuh ibu hamil. Termasuk juga untuk menjaga agar gerakan usus tetap stabil dan sehat sehingga bisa menyembuhkan sembelit.

Yoga sangat baik untuk ibu hamil karena juga bisa membantu sistem peredaran darah menjadi lebih normal dan lancar. Bahkan berbagai gerakan yoga juga sangat penting untuk mencegah prematur dan bayi sungsang.

Demikian beberapa cara mencegah sembelit pada Ibu hamil, selanjutnya kita akan membahas bagaimana mengatasi gangguan ini.

Cara Mengatasi Sembelit Saat Hamil

Minum air putih dapat mengatasi sembelit saat hamil
Minum air putih dapat mengatasi sembelit saat hamil

Berikut ini beberapa tips dari dokter untuk mengatasi sembelit ketika hamil:

  1. Coba minum dengan air lemon hangat

Air lemon hangat adalah satu obat alami untuk melancarkan buang air besar. Tentu saja obat ini hanya bisa diberikan untuk ibu hamil yang tidak memiliki riwayat penyakit maag atau heartburn.

Lemon mengandung vitamin C yang sangat baik dimana ini juga penting untuk menjaga bakteri dalam usus. Air lemon yang memiliki rasa asam juga bersifat alkali sehingga akan mendorong usus bekerja lebih cepat.

Efek ketika minum air lemon sebelum makan pagi maka bisa membuat ibu tidak sembelit lagi.

  1. Minum air putih yang cukup

Untuk mengatasi sembelit yang sering kambuh, Ibu hamil wajib mencukupi kebutuhan harian air putih.

Selama hamil maka ibu membutuhkan cairan yang lebih banyak dibandingkan ketika tidak sedang hamil. Kebutuhan cairan ini bisa membuat aliran darah dalam tubuh ibu lancar.

Selain itu janin juga membutuhkan cairan untuk menyerap oksigen dan nutrisi yang mengalir dari plasenta. Sementara usus membutuhkan cairan untuk menjaga agar penyerapan nutrisi dan proses pencernaan lebih lancar.

Minum kurang lebih 3 liter per hari bisa membuat kondisi usus bekerja lebih cepat. Sehingga ibu juga tidak akan sulit buang air besar atau sembelit.

  1. Minum air madu hangat

Minum madu asli juga sangat baik dalam mengatasi masalah sembelit pada Ibu hamil. Cobalah untuk minum air madu hangat setiap pagi.

Minuman ini sangat baik untuk kesehatan ibu karena mengandung antioksidan, vitamin dan mineral yang sangat lengkap.

Madu secara alami mengandung serat larut yang bisa membuat pencernaan bekerja lebih cepat sehingga usus bisa bekerja normal. Madu juga akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga ibu hamil tidak mudah sakit.

Untuk itu bisa membuat air madu dan minum setiap pagi atau sore menjelang tidur malam.

  1. Konsumsi yogurt

Berbagai jenis minuman yang mengandung probiotik sangat baik untuk pencernaan ibu hamil. Yogurt mengandung bakteri sehat yang bisa mendorong gerakan usus dan produksi bakteri baik pada usus.

Untuk ibu hamil sebaiknya memang memilih jenis yogurt organik yang tidak mengandung bahan pengawet dan pemanis buatan.

Selain kaya dengan bahan probiotik maka yogurt juga mengandung vitamin C tinggi yang penting untuk kesehatan ibu hamil dan janin.

Nah seperti itulah semua cara mencegah dan mengatasi sembelit saat hamil. Setiap ibu hamil bisa mengalami sembelit dengan kondisi yang berbeda-beda. Jika masih belum parah maka bisa mencoba cara diatas, tapi segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika tidak kunjung sembuh.

Sumber: