Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Kehamilan / Manfaat dan Bahaya Berenang Saat Hamil

Manfaat dan Bahaya Berenang Saat Hamil

/
/
4 Views

Siapa bilang ibu hamil tidak boleh berenang? Mungkin Anda pernah mendengar tentang mitos yang satu ini.

Memang ada beberapa ibu hamil yang takut untuk berenang. Beberapa gerakan saat berenang dikhawatirkan bisa mengganggu janin dalam kandungan.

Namun sekarang sudah banyak ibu hamil yang paham bahwa renang bisa jadi olahraga terbaik untuk ibu hamil. Ibu hamil bisa berenang di semua trimester termasuk saat hamil muda atau tua.

Tapi semua ibu hamil harus berenang ketika tubuh ibu memang nyaman untuk berenang. Jangan berenang saat tubuh ibu sakit atau merasa tidak nyaman.

Daripada berdebat maka ikuti dulu manfaat dan bahaya berenang saat hamil, seperti berikut ini.

Manfaat Berenang Bagi Ibu Hamil dan Janin

Bahaya dan manfaat berenang saat hamil
Bahaya dan manfaat berenang saat hamil

Berikut ini beberapa manfaat berenang saat hamil:

  1. Mengurangi rasa sesak

Ketika ibu hamil dan janin terus tumbuh sehat maka ibu bisa merasakan sesak. Rasa sesak nafas ini membuat ibu merasa perut yang penuh dan tidak nyaman.

Tekanan pada rahim juga menyebabkan kapasitas paru-paru menurun sehingga terkadang kadar oksigen dalam tubuh ibu tidak cukup baik.

Untuk mengatasinya maka bisa berenang. Gerakan dalam renang akan membantu supaya paru-paru membuka lebih luas.

Ini juga akan membuat paru-paru bekerja lebih maksimal sehingga tubuh ibu dan janin menjadi lebih sehat.

  1. Membantu bayi masuk ke rongga panggul

Jika ibu ingin melahirkan secara normal maka bayi harus turun ke panggul dengan posisi kepala menghadap ke bawah. Ketika ibu berenang maka sebenarnya beberapa gerakan akan membuat otot panggul ibu menjadi lebih longgar.

Ini akan membuat bayi bisa memperbaiki posisi di dalam rahim. Secara alami maka bayi bisa menghadap ke bawah. Dan proses ini akan membuat persalinan menjadi lebih lancar dan tidak sakit berlebihan.

Otot dan rongga panggul juga bisa menjadi lebih lentur sehingga proses persalinan menjadi lebih cepat.

  1. Menjaga aliran darah

Setiap ibu hamil memang membutuhkan volume darah yang lebih banyak dibandingkan ibu yang tidak sedang hamil.

Terkadang volume darah ibu justru menurun karena ibu hamil menjadi sangat lemah.

Berenang bisa membuat proses aliran darah dalam tubuh ibu menjadi lancar. Ketika berenang maka jantung ibu akan memompa darah secara maksimal.

Kemudian aliran oksigen dan nutrisi dari tubuh ibu ke janin juga menjadi lebih besar. Ini akan menjaga janin tumbuh sehat dalam rahim ibu.

Akhirnya tubuh ibu bisa menjadi lebih segar dan tidak mudah sakit selama hamil.

  1. Mengatasi rasa lelah

Ibu hamil memang sudah wajar jika merasa mudah lelah dan lemah. Ini karena tubuh ibu hamil mengalami perubahan hormon dan kondisi pertumbuhan janin yang semakin besar.

Untuk mengatasi tubuh tidak nyaman dan rasa lelah yang berlebihan maka bisa berenang secara rutin.

Berbagai otot tubuh yang bergerak secara aktif dan konstan selama berenang bisa membuat ibu menjadi lebih segar.

Otot ibu juga tidak mudah terasa sakit karena sudah terlatih selama berenang.

Jadi secara umum berenang bisa membuat fisik ibu lebih baik dan pikiran ibu juga tidak stres.

  1. Membuat ibu hamil tidak mudah sakit

Kemudian berenang juga sangat baik untuk mencegah ibu mudah sakit selama hamil. Berenang sangat baik untuk menjaga agar kondisi ibu tetap bugar.

Hal ini karena berenang bisa membuat tubuh ibu mendapatkan oksigen yang cukup. Jantung ibu juga bekerja lebih baik sehingga ibu memiliki volume darah yang normal.

Akhirnya berenang akan memperbaiki tekanan darah sehingga tubuh ibu menjadi sangat sehat.

  1. Mengurangi risiko pembengkakan

Semua ibu hamil mungkin akan merasa resah dengan bengkak pada kaki dan tangan. Pembengkakan ini biasanya terjadi ketika sudah masuk trimester ketiga.

Kondisi ini menyebabkan ibu tidak nyaman karena banyak  bagian tubuh ibu yang mengandung air. Cairan ini juga bisa sangat berbahaya karena menghalangi aliran darah yang dibutuhkan.

Berenang bisa membuat ibu terhindar dari pembengkakan. Hal ini terjadi karena berenang bisa membuat aliran darah ibu semakin sehat dan.

Tubuh ibu yang sehat juga bisa terlindungi dari preeklampsia.

  1. Menjaga berat badan selama hamil

Selama hamil maka ibu juga harus menjaga berat badan. Ini karena ada risiko obesitas pada ibu hamil yang sangat berbahaya.

Risiko obesitas bisa menyebabkan perdarahan selama persalinan, preeklampsia dan janin memiliki faktor diabetes.

Karena itu jika ibu hamil berenang secara teratur maka tubuh ibu hamil bisa memiliki berat badan yang ideal. Hal ini karena berenang saat hamil juga membantu tubuh ibu membakar kalori yang lebih banyak.

  1. Menghilangkan stres

Stres selama hamil adalah hal yang paling tidak menyenangkan. Tapi semua ibu hamil bisa terkena risiko stres karena perubahan hormon.

Tekanan selama hamil juga bisa membuat ibu menjadi lebih sensitif. Stres sangat berbahaya karena janin dalam kandungan juga bisa terkena dampak yang sama.

Jika ibu hamil stres dan tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka komplikasi kehamilan bisa menjadi lebih parah.

Efeknya juga bisa menyebabkan risiko sindrom baby blues setelah melahirkan. Dan berenang adalah cara yang sangat tepat untuk meredakan stres.

Berenang bisa membuat pikiran ibu menjadi lebih bersih, tubuh sehat dan nyaman sehingga stres bisa sembuh secara alami.

Bahaya Berenang Saat Hamil

Selain bermanfaat, berenang saat hamil juga ternyata memiliki risiko. Berikut ini beberapa bahaya berenang bagi Ibu hamil dan janin:

  1. Risiko infeksi

Jika ibu hamil sering berenang di kolam renang umum maka ibu bisa terkena risiko infeksi yang lebih besar. Hal ini bisa terjadi karena berbagai jenis kuman, bakteri, parasit dan virus menyebar di dalam air di kolam renang.

Jika tubuh ibu bersih dan tidak membawa bibit infeksi, maka infeksi bisa berasal dari pemakai kolam renang yang lain.

Infeksi sangat berbahaya untuk ibu dan bayi dalam rahim. Ketika infeksi dalam tubuh ibu tidak dirawat maka akan menyebar ke janin yang bisa menyebabkan keguguran, penyakit infeksi pada janin dan risiko cacat janin.

  1. Risiko cedera

Sebenarnya renang termasuk olahraga yang menyebabkan risiko cedera yang ringan. Tapi ibu hamil bisa mengalami risiko cedera karena bentuk tubuh yang sudah berbeda dibandingkan ibu yang tidak sedang hamil.

Berbagai gerakan bisa menyebabkan otot, tulang atau syaraf ibu mengalami kekakuan. Hal ini yang membuat ibu hamil lebih rentan cedera saat berenang.

Karena itu untuk mencegah risiko cedera maka sebaiknya ibu berenang dengan ditemani pendamping khusus. Ibu juga harus melakukan pemanasan sebelum berenang sehingga tubuh semakin sehat.

  1. Bahaya klorin

Kolam renang memang mengandung bahan klorin sebagai bahan pembersih. Klorin sangat penting untuk kolam renang karena kolam renang tidak mungkin dibersihkan secara manual.

Klorin juga salah satu bahan yang bisa melawan atau membunuh berbagai mikroorganisme kecil. Namun ternyata klorin sangat berbahaya untuk ibu hamil.

Zat kimia ini bisa menyebabkan kanker dan risikonya meningkat pada ibu hamil dan janin. Klorin bahkan bisa merusak sistem imunitas janin sehingga bayi rentan terhadap berbagai penyakit ketika sudah lahir nanti.

  1. Risiko jatuh

Berenang di kolam renang juga sangat berbahaya untuk ibu hamil. Hal ini karena kemungkinan ibu juga bisa terpeleset dan jatuh.

Ini sangat berbahaya karena tubuh ibu bisa saja kurang keseimbangan. Terlebih jika usia kandungan semakin tua dimana sendi dan tulang ibu bisa bekerja lebih lemah lagi.

Karena itu ibu hamil harus sangat hati-hati ketika berenang di kolam renang umum.

Nah itulah berbagai manfaat dan bahaya berenang saat hamil yang bisa terjadi pada ibu dan janin dalam kandungan.

Sumber:

This div height required for enabling the sticky sidebar