Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Kehamilan / Cara Cepat Hamil / 4 Jenis Olahraga Agar Cepat Hamil Setelah Menikah

4 Jenis Olahraga Agar Cepat Hamil Setelah Menikah

/
/
7 Views

Salah satu cara cepat hamil yang direkomendasikan para dokter adalah dengan melakukan beberapa jenis olahraga tertentu. Gerakan olah raga terutama yoga diyakini dapat membuat wanita cepat hamil.

Tujuan olahraga dalam hal ini adalah supaya aliran darah lancar serta membantu untuk menyuburkan kandungan.

Dengan rajin olahraga, tubuh wanita pun akan lebih bugar dan saat berhubungan dengan suami, diharapkan proses pembuahan sel telur dan sperma dapat terjadi tanpa gangguan.

Namun, Anda harus memilah-milih jenis olahraga yang ingin Anda lakukan. Hal itu karena tidak semua olahraga baik untuk Anda yang ingin cepat hamil. Intensitas olahraga berat harus Anda hindari jika ingin cepat hamil.

Bahkan, menurut penelitian, para atlet yang kerap berolahraga berat, memiliki risiko mandul alias infertilitas lebih tinggi.

Olahraga yang berat seringkali mengganggu fungsi ovulasi, terutama berkaitan dengan sekresi hormon follicular stimulating hormone (FSH) dan lutenizing hormone (LH).

Selain itu, pada tubuh atlet wanita, hormon esterogen cenderung sedikit dihasilkan dan justru malah digantikan oleh hormon androgen.

Padahal, esterogen sangat diperlukan untuk proses pembuahan sel telur dan sperma. Oleh karena itu, jika Anda ingin cepat hamil setelah menikah, hindari olahraga maupun altivitas fisik lainnya yang terlalu berat.

Selain jenis, frekuensi berolahraga pun perlu Anda perhatikan. Frekuensi olahraga yang terlalu lama dan sering pun harus Anda hindari.

Sebuah jurnal ilmiah menyebutkan frekuensi olahraga seperti itu bisa menyebabkan :

  • Ganggungan sekresi atau pelepasan hormon gonadotropin
  • Memicu gangguan ovulasi, meskipun tidak mengganggu menstruasi.

Setelah membahas secara umum, sekarang tiba saatnya menilik jenis olahraga agar cepat hamil maupun supaya meningkatkan kesuburan :

  1. Jogging

Anda tidak perlu terlalu lama dan jauh melakukan jogging. Durasi jogging yang perlu dilakukan hanya sekitar 45-60 menit. Frekuensi jogging yang disarankan selama 3-5 kali dalam seminggu.

Sebuah penelitian ilmiah pada tahun 2012 mengemukakan hasil temuan pada wanita yang jogging lebih dari 5 kali seminggu, justru mereka mengalami sulit hamil.

Pada jurnal yang sama, jarak yang terlalu jauh juga menyebabkan wanita memiliki risiko sulit hamil lebih tinggi.

Penjelasannya pun serupa dengan yang telah kita bahas sebelumnya bahwa olahraga terlalu berat justru bisa mengganggu fungsi ovulasi.

Jogging membantu metabolisme tubuh sehingga fungsi ovulasi juga ikut membaik. Selain itu, jogging menjadi jenis olahraga agar cepat hamil melalui dua proses lain, yaitu :

  • Menurunkan tingkat stress, dan
  • Mengatur berat badan.
Jenis olahraga agar cepat hamil
Jenis olahraga agar cepat hamil
  1. Yoga

Dibalik berbagai manfaatnya, yoga paling utama dapat membantu kita untuk mengurangi stress.

Kita tentu sudah familiar bahwa dengan melakukan yoga, kita lebih mudah mengontrol pikiran kita serta lebih tenang menghadapi segala sesuatu.

Selain memengaruhi kondisi psikologis, yoga pun bisa dijadikan sebagai jenis olahraga agar cepat hamil. Pengaruh yoga yang membuat kita supaya cepat hamil meliputi :

  • Meningkatkan libido,
  • Meningkatkan energi dan hasrat tatkala berhubungan intim, dan
  • Memperbaiki kesuburan wanita.

Hal-hal yang perlu Anda lakukan selama yoga antara lain :

  • Mengambil napas dalam,
  • Lakukan posisi khusus yang berfokus pada daerah panggung seperti posisi frog lifting through,
  • Biasakan makanan yang bergizi, sehat, dan bersih,
  • Istirahat cukup dan usahakan tidur selama 7 jam pada malam hari,
  • Melakukan pose yiga sambil menghubungkan dengan hati atau perasaan Anda, dan
  • Nikmati hubungan seksual dengan pasangan Anda.

Agar mendapat hasil optimal, Anda sebaiknya mengikuti kelas yoga yang mampu meningkatkan fertilitas atau kesuburan.

Jika tidak bisa, silahkan mencari info lebih lanjut mengenai gerakan yoga yang khusus supaya Anda bisa cepat hamil.

  1. Zumba

Dibandingan kedua olahraga sebelumnya, zumba adalah salah satu jenis olahraga yang bisa meningkatkan rasa senang dan gairah.

Zumba dilakukan dengan iringan musik seraya gerakannya yang seperti menari. Itulah mengapa bahagia dan semangat pun meningkat tatkala melakukan zumba.

Manfaat zumba bagi kesehatan sudah tak perlu dipertanyakan lagi. Terkait fungsi reproduksi, zumba terbilang efektif untuk memperbaiki fungsi ovulasi melalui kerja hormonal.

Misalnya, zumba dapat meningkatkan protein pengangkut hormon (Sex Hormon Bindinh Globulin) ke organ tempat hormon bekerja.

Otomatis kerja hormon lebih optimal karena peningkatan jumlahnya di organ target, termasuk rahim. Oleh karena itu, zumba pilihan yang baik sebagai jenis olahraga agar bisa cepat hamil.

Testosteron pada wanita dijumpai dengan kadar sangat sedikit, meskipun pada kondisi tertentu bisa saja hormon ini meningkat jumlahnya.

Zumba juga dapat membuat kadar hormon testoteron seminimal mungkin sehingga tidak mengganggu fungsi ovulasi.

Penelitian secara ilmiah pun telah membuktikan bahwa selama 30 menit saja melakukan gerakan zumba, khususnya gerakan yang berfokus pada daerah panggul, mampu meningkatkan fertilitas alias kesuburan bagi wanita.

Bahkan jika kelak Anda sudah hamil, gerakan zumba yang minimal sangat disarankan untuk mengurangi nyeri pinggang bawah (low back pain). Zumba pun dapat mempercepat bukaan rahim ketika fase aktif proses melahirkan.

Supaya mendapat hasil yang optimal, lakukanlah zumba dengan durasi 30-60 menit dan sebanyak 2-3 kali seminggu.

  1. Atletik

Selain pilihan olahraga yang telah dibahas, ada lagi jenis olahraga agar Anda bisa cepat hamil setelah menikah, antara lain :

  • Berenang,
  • Senam aerobik, dan
  • Bersepeda.

Olahraga juga bukan hanya berkaitan dengan jenis, frekuensi, dan durasi, melainkan melakukan olahraga perlu disesuaikan dengan porai tubuhnya.

Patokan standar yang biasa digunakan yaitu berat badan dalam ukuran body mass index (BMI).

Kalau berat badan Anda berlebih alias memilii BMI overweight hingga obesitas, Anda perlu aktif berolahraga dan mengurangi porsi asupan kalori secara perlahan-lahan.

Supaya cepat hamil, Anda sebaiknya memiliki berat badan ideal atau dengan ukuran BMI normal.

Beda halnya dengan Anda yang memiliki berat badan kurang. Anda tetap perlu rutin berolahraga. Namun, Anda sebaiknya melakukan olahraga sebanyak 2-3 kali setiap minggu dengan durasi kurang dari satu jam.

Anda juga perlu meningkatkan asupan kalori dari makanan Anda khususnya melalui peningkatan kadar protein dan lemak tak jenuh.

Prinsip semua olahraga yang dianjurkan pun serupa. Paling utama manfaat semua olahraga tersebut untuk meningkatkan kerja metabolisme tubuh sehingga lebih mudah untuk sekresi hormon dan perbaikan kesuburan rahim.

Pada pembahasan awal, disebutkan bahwa olahraga dengan intensitas berat bukanlah jenis olahraga agar bisa cepat hamil.

Apa saja contoh olahraga tersebut? Nah, berikut ini pilihan olahraga yang tidak kami sarankan bagi Anda yang ingin cepat hamil setelah menikah.

  1. Core pilates maupun core strength training lainnya (terutama setelah masa subur atau periode ovulasi),
  2. Frekuensi olahraga yang lebih dari 5 kali dalam seminggu,
  3. Durasi olahraga yang lebih dari 1 jam,
  4. Balet,
  5. Lari (terutama lari jarak jauh hingga marathon), dan
  6. Gimnastik.

Demikian pembahasan pengenhamil.com kali ini tentang segala jenis olahraga agar Anda bisa cepat hamil setelah menikah. Semoga segala ilmu yang kami berikan bisa bermanfaat.

Referensi :

  1. https://www.physiology.org/doi/full/10.1152/physrev.00023.2015
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2465096/
  3. https://academic.oup.com/humrep/article/24/12/3196/647657
  4. https://woman.thenest.com/can-jogging-affect-fertility-7419.html
  5. https://www.yogajournal.com/.amp/poses/forrest-yoga-6-tips-for-women-trying-to-conceive
  6. Suri M, Sharma R, dan Saini N. Physiological responses of zumba : an overeview understanding the popular fitness trend. Indian Journal of Physical Education, Sports, and Applied Science. 2017; 7(4): 23 – 31.
This div height required for enabling the sticky sidebar