Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / Ibu Hamil Menderita Ambeien Bolehkah Melahirkan Normal?

Ibu Hamil Menderita Ambeien Bolehkah Melahirkan Normal?

/
/
5 Views

Ibu hamil menderita wasir atau ambeien bukanlah hal yang aneh. Hampir semua ibu hamil akan mengeluh dengan gangguan kehamilan yang satu ini.

Apalagi jika sebelum hamil ibu sudah bermasalah dengan wasir maka saat hamil kondisi wasir bisa lebih parah lagi. Bagi yang belum terkena wasir maka biasanya wasir muncul saat hamil.

Kondisi ini sangat erat hubungannya dengan semakin besarnya ukuran perut yang menekan usus besar, juga karena meningkatnya hormon kehamilan.

Jadi sulit bagi ibu hamil untuk terhindar dari ambeien. Lalu bolehkah ibu hamil yang menderita ambeien melahirkan normal? Apa efeknya? Ikuti penjelasan ini.

Melahirkan Normal, Boleh Tidak?

Pada dasarnya boleh tidaknya ibu hamil penderita wasir melahirkan normal memang sangat tergantung dengan keputusan dokter yang merawat.

Jika kondisi wasir belum terlalu parah maka biasanya tetap bisa melahirkan normal. Tapi jika sudah sangat parah sampai wasir keluar dari anus maka persalinan normal bisa berbahaya untuk ibu dan bayi.

Jadi dokter akan menentukan keputusan persalinan ini dengan melihat wasir ibu hamil.

Beberapa pihak medis juga menyarankan bahwa ibu hamil yang menderita ambeien sebaiknya memilih persalinan caesar yang lebih aman dan nyaman.

Efek Melahirkan Normal Untuk Ibu Hamil Yang Menderita Ambeien

Bolehkan penderita ambeien melahirkan normal
Bolehkan Ibu penderita ambeien melahirkan normal

Terdapat beberapa dampak yang mungkin dirasakan Ibu hamil yang tetap melahirkan normal meskipun mengalami ambeien, yaitu:

  1. Pendarahan saat proses persalinan

Ibu hamil yang menderita wasir dan tetap melahirkan normal sangat rentan dengan risiko pendarahan. Semua ini bisa terjadi karena wasir digunakan untuk mengejan kuat ketika proses persalinan.

Akibatnya pembuluh darah pada bagian anus akan menerima tekanan yang sangat kuat. Pembuluh darah bisa pecah dan terjadi pendarahan.

Risiko pendarahan sebenarnya tidak hanya terjadi saat proses persalinan saja, tapi dimulai sejak pembukaan. Karena kontraksi yang berat maka biasanya ibu akan mengejan ketika kontraksi untuk menahan rasa sakit.

  1. Cedera pada bayi

Saat ibu hamil yang terkena ambeien melahirkan secara normal maka ada satu fase dimana bayi terjebak di jalan lahir ibu. Kondisi ini biasanya terjadi ketika kepala bayi sudah keluar sehingga masih ada bagian bahu ke bawah.

Tentu saja ibu tidak bisa langsung mengejan karena berbahaya untuk wasir ibu. Akibatnya bahu bayi yang berada di jalan lahir akan tertekan dan bisa terkena cedera.

Cedera fisik pada bahu dan bagian lain mungkin akan pulih selama beberapa bulan. Tapi jika sudah mengenai syaraf bayi maka bisa menyebabkan cacat pada bayi.

  1. Rasa sakit yang lebih berat

Kontraksi saat akan melahirkan normal adalah hal yang sangat wajar. Saat terjadi kontraksi maka posisi bayi dengan bagian kepala dibawah akan semakin turun.

Kepala akan mendorong leher serviks sehingga bayi bisa lahir normal. Namun semua ini bisa terjadi setelah ibu mengalami pembukaan sampai 10.

Akibatnya saat kontraksi maka ibu akan merasakan sakit yang lebih berat. Tekanan pada perut bawah dan punggung bisa membuat ibu mengejan secara tidak sengaja.

Ini akan membuat ambeien ibu terasa lebih sakit dari biasanya.

  1. Terkena wasir postpartum

Jika ibu sudah terkena wasir saat hamil maka saat melahirkan normal bisa mengalami wasir postpartum. Wasir akan menjadi lebih parah karena tekanan dan mengejan saat proses persalinan.

Akibatnya wasir akan keluar dari anus dan terasa sangat menyakitkan. Terlebih jika ibu juga mendapatkan tindakan episiotomi maka rasa sakit dan proses pemulihan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi.

  1. Persalinan yang lebih menyakitkan

Jika ibu yang akan melahirkan normal hanya merasakan kontraksi dan pembukaan maka itu dianggap sebagai rasa sakit yang biasa. Tapi jika ditambah dengan wasir maka bisa membuat kondisi ibu menjadi sangat lemah.

Ini karena mengejan saat pembukaan dan kontraksi bisa membuat benjolan wasir pecah. Mungkin ini tidak disadari oleh ibu karena ibu hanya berkonsentrasi dengan rasa sakit saat melahirkan saja.

Jika wasir pecah atau keluar lebih banyak dari anus maka ibu akan merasakan sakit yang lebih berat lagi.

  1. Anemia setelah melahirkan

Saat melahirkan secara normal maka ibu juga bisa terkena risiko anemia. Anemia pada ibu hamil yang terkena wasir bisa menjadi lebih berat.

Hal ini bisa disebabkan karena pendarahan selama proses persalinan berasal dari wasir tersebut. Jika wasir pecah maka pendarahan bisa menjadi lebih parah lagi.

Anemia setelah persalinan sangat berbahaya untuk tubuh ibu karena ibu membutuhkan daya tahan tubuh yang lebih tinggi.

Jika tidak dirawat dengan tepat maka bisa menyebabkan lemah, ancaman depresi, lemah dan pembengkakan pada lidah.

  1. Trauma persalinan

Saat ibu hamil memilih melakukan persalinan normal padahal sudah tahu menderita wasir maka sangat besar kemungkinan akan terkena trauma persalinan.

Trauma persalinan sangat buruk untuk semua ibu yang pernah hamil. Rasa sakit bisa terus dirasakan oleh ibu meskipun wasir dan luka pada jalan lahir sudah sembuh.

Trauma persalinan yang berat bisa menyebabkan tekanan pada mental ibu sehingga ibu juga berisiko terkena sindrom baby blues.

Akhirnya perawatan untuk ibu yang baru melahirkan menjadi lebih berat lagi.

Perawatan Ambeien

Jika memang ibu memilih persalinan normal meskipun menderita wasir maka perawatan yang diperlukan juga lebih detail dan harus sangat hati-hati.

Berikut ini beberapa perawatan yang bisa dilakukan pada ambeien setelah melahirkan.

  1. Kompres dengan es

Saat kondisi ibu sudah cukup pulih setelah melahirkan normal maka ibu harus merawat wasir agar tidak membesar atau keluar. Caranya adalah dengan mengompres menggunakan es.

Caranya adalah dengan memasukkan es batu ke kain atau tempat kompres khusus.

Kemudian terapkan pada bagian wasir secara perlahan. Jika ibu merasa sulit maka minta bantuan pasangan untuk mengompres ini.

  1. Uap dengan air hangat

Jika ibu ingin wasir yang diderita lebih cepat sembuh maka cobalah dengan menguap menggunakan air hangat.

Caranya adalah dengan memasukkan air mendidik dengan uap tebal, ke ember khusus. Kemudian ibu bisa duduk santai dengan posisi bagian wasir bisa terkena uap secara langsung.

Namun jangan menggunakan air yang baru mendidih karena nanti kulit pada wasir dan perineum bisa luka dan membusuk.

  1. Jaga kebersihan

Setelah melewati tahap persalinan maka ibu juga harus menjaga kebersihan. Ibu bisa menerapkan salep atau obat yang sudah diresepkan dokter.

Jika ibu sulit untuk merawat bayi sendirian maka mintalah bantuan keluarga Anda.

  1. Hindari produk kebersihan area intim

Jika ibu menerima jahitan perineum akibat episiotomi maka ibu harus menjaga kebersihan area intim tersebut. Ibu bisa menggunakan salep supositoria.

Salep ini memang tidak hanya digunakan wasir tapi juga untuk menjaga agar area perineum cepat bersih.

Dan hindari semua jenis produk pembersih wanita yang bisa menyebabkan efek berlebihan.

  1. Istirahat

Setelah melewati persalinan maka ibu bisa mengambil waktu sendiri untuk beristirahat. Jika ibu merasakan bekas nyeri yang tidak tertahankan maka lebih baik ibu banyak berbaring.

Jika rasa sakit sangat berat maka bisa menggunakan obat pereda nyeri seperti motrin dan acetaminophen.

Agar bisa melahirkan normal, Ibu hamil perlu mengatasi ambeien atau wasir yang dialami, tapi jika memang tidak memungkinkan, pilihan terbaik adalah melakukan operasi caesar saat persalinan.

This div height required for enabling the sticky sidebar