Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / Cara Atasi Pegal-Pegal Saat Hamil

Cara Atasi Pegal-Pegal Saat Hamil

/
/
159 Views

Gangguan tubuh yang tidak nyaman dan membuat ibu hamil resah memang sangat umum. Salah satunya adalah masalah kaki, tangan, bahu dan semua bagian tubuh yang terasa pegal.

Memang ini juga terpengaruh oleh kondisi kehamilan itu sendiri. Banyak hal yang membuat tubuh ibu berubah saat hamil.

Tidak hanya bentuk tubuh tapi juga perubahan hormon dalam tubuh. Kebutuhan nutrisi tubuh ibu juga menjadi lebih tinggi dibandingkan saat tidak sedang hamil.

Karena itu ibu mungkin tidak hanya merasa pegal saja tapi juga nyeri di semua bagian tubuh. Lalu apakah ada cara atasi pegal-pegal saat hamil?

Ikuti jawabannya dibawah ini.

  1. Cukupi kebutuhan kalsium

Salah satu penyebab ibu hamil mengalami pegal-pegal yang terlalu sering adalah jika ibu kekurangan kalsium. Kebutuhan kalsium untuk ibu hamil memang sangat tinggi karena mineral ini penting untuk pertumbuhan janin dalam kandungan.

Kalsium dalam tubuh ibu akan diserap oleh janin untuk mendukung perkembangan janin. Sehingga jumlah kalsium akan terus menurun kemudian membuat tubuh ibu pegal dan mudah lelah.

Jadi caranya adalah dengan mencukupi semua kebutuhan kalsium. Ibu bisa mengonsumsi makanan tinggi kalsium seperti telur, daging, keju dan semua produk susu.

Lalu ibu juga bisa meminta suplemen kalsium dari dokter. Suplemen ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan kalsium yang tidak cukup dari makanan saja.

Mengatasi pegal pegal saat hamil
Mengatasi pegal pegal saat hamil
  1. Dapatkan vitamin D yang cukup

Setelah ibu memiliki kadar kalsium yang sangat rendah maka kadar vitamin D dalam tubuh juga akan menurun dengan cepat. Vitamin D sebenarnya berfungsi untuk membuat tubuh bisa menyerap mineral kalsium dengan baik.

Kemudian vitamin D juga dibutuhkan untuk pertumbuhan sistem syaraf, gigi dan tulang. Untuk mencukupi kebutuhan ini maka bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D tinggi.

Beberapa jenis makanan ini seperti produk susu, keju, yogurt, dan kacang-kacangan. Lalu ibu juga bisa mendapatkan vitamin D alami dari sinar matahari saat pagi hari.

  1. Cukupi kebutuhan vitamin B

Jika ibu hamil kekurangan vitamin B maka tubuh tidak hanya nyeri atau lelah tapi juga pegal pada semua bagian tubuh. Ini biasanya terjadi pada saat masuk ke trimester satu dimana ibu juga terkena morning sickness.

Akibatnya ibu akan mengalami kekurangan nutrisi seperti vitamin B yang bisa memperparah morning sickness. Sementara pertumbuhan janin yang terus berkembang bisa membuat kebutuhan vitamin ini menjadi lebih besar.

Untuk mengatasinya maka cobalah mengonsumsi semua jenis makanan yang mengandung vitamin B. Misalnya seperti hati ayam, hati sapi, biji-bijian dan semua kacang yang kaya dengan asam lemak omega 3.

  1. Suplemen khusus

Terkadang ibu hamil yang mengalami pegal linu juga bisa karena gejala osteoarthritis. Biasanya penyakit ini memang terjadi pada orang lanjut usia, tapi ibu hamil juga bisa mengalami kejadian yang serupa.

Semuanya terpengaruh dengan jumlah kalsium dalam tubuh ibu yang tidak cukup. Semakin lama kehilangan kalsium maka tubuh ibu semakin tidak nyaman.

Untuk mengatasinya maka cobalah mengonsumsi suplemen khusus yang berfungsi untuk mengatasi ini. Karena Anda sedang hamil maka Anda tidak bisa mengonsumsi suplemen yang dijual bebas di apotik.

Jadi cobalah untuk meminta resep dari dokter.

  1. Bergerak ringan tapi aktif

Salah satu penyebab tubuh ibu hamil sering pegal linu adalah karena kondisi kehamilan itu sendiri. Kemudian usia kehamilan yang terus bertambah membuat perkembangan janin menjadi lebih besar.

Saat itu maka otot ligamen perut akan mengembang mengikuti perkembangan bayi dalam rahim. Itulah yang membuat pegal ibu menjadi lebih parah dan tidak nyaman.

Untuk mengatasinya maka cobalah untuk membuat tubuh selalu aktif. Ibu bisa melakukan senam hamil, aktifitas ringan di rumah seperti menyapu dan mengepel, yoga dan jalan kaki setiap pagi.

Selain baik untuk mengatasi pegal tubuh maka cara ini juga membuat persalinan normal lebih lancar.

  1. Minum air putih yang cukup

Salah satu tanda kekurangan cairan adalah ketika tubuh ibu kehilangan cairan secara terus menerus. Ini bisa karena proses perubahan dalam tubuh ibu.

Kemudian ibu juga membutuhkan volume darah yang lebih banyak sehingga cenderung cairan berkurang dengan cepat. Untuk mengatasinya maka cobalah untuk minum air mineral yang cukup.

Ini juga salah satu cara yang baik untuk mencegah dehidrasi pada ibu hamil. Salah satu tanda jika ibu juga kekurangan cairan adalah pegal yang berkembang dari pinggang sampai kaki.

Jika sudah begitu maka minum air mineral dan hindari minuman yang mengandung kafein.

  1. Pijat khusus ibu hamil

Jika ibu merasa sangat lelah akibat terus menerus merasa pegal maka cobalah melakukan spa atau pijat khusus ibu hamil. Pijatan pada ibu hamil sudah dinyatakan sangat aman untuk ibu dan janin, asalkan dilakukan oleh terapis khusus.

Pijatan akan membuat otot tubuh menjadi lebih santai dan aliran darah menjadi lebih lancar. Dengan terapis khusus maka mereka tahu bagian otot mana yang tidak boleh dipijat sehingga kehamilan Anda sangat aman.

  1. Kompres hangat pada bagian yang pegal

Jika ibu ingin mengatasi pegal sambil bersantai maka cobalah untuk mengompres bagian yang pegal dengan handuk hangat. Caranya bisa langsung dilakukan dengan handuk yang sudah direndam dalam air hangat.

Dengan cara ini maka otot bisa menjadi lebih santai dan tidak terlalu tegang. Jika cara ini masih kurang efektif maka cobalah mengompres dengan campuran air hangat dan air dingin.

  1. Tidur dengan posisi yang tepat

Salah satu penyebab ibu hamil mudah merasa pegal adalah ketika posisi tidur ibu salah. Ibu hamil memang harus memilih posisi tidur yang tepat agar tidak mengganggu peredaran darah dan perkembangan janin.

Tidur dengan posisi menyamping ke kiri menjadi posisi yang paling disarankan. Posisi ini membuat aliran darah dalam tubuh ibu hamil menjadi lebih sempurna. Kemudian juga bisa membuat proses perubahan otot tubuh ibu menjadi lebih lancar.

Jika masih kurang nyaman maka gunakan bantal khusus untuk ibu hamil.

  1. Gunakan sepatu yang tepat saat aktifitas

Lalu jika Anda memiliki aktifitas pekerjaan yang sangat tinggi maka cobalah untuk menggunakan sepatu yang tepat. Hindari menggunakan sepatu hak tinggi yang bisa menyebabkan otot kaki menjadi lebih tegang dan memicu kram kaki pada malam hari.

Pilih saja sepatu rata atau hak rendah yang bisa membuat gerakan tumit dan otot kaki menjadi lebih bebas. Jika terpaksa harus menggunakan sepatu hak tinggi maka lakukan sebentar saja.

  1. Hindari pakaian yang ketat

Kemudian ibu hamil sebaiknya juga tidak menggunakan pakaian yang ketat. Efek memakai pakaian yang ketat bisa membuat peredaran darah menjadi tidak lancar.

Karena peredaran darah yang tidak lancar maka akhirnya membuat tubuh menjadi pegal. Bahkan ini juga berbahaya untuk perkembangan janin karena janin tidak menerima jumlah darah yang diperlukan.

  1. Jangan duduk atau berdiri terlalu lama

Lalu hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi pegal-pegal adalah dengan tidak berdiri atau duduk terlalu lama. Jika ibu harus bekerja maka sesuaikan kebutuhan kapan harus duduk dan kapan harus berdiri.

Ibu sebaiknya juga tidak jongkok atau membungkuk terlalu lama. Langkah ini sangat penting untuk menjaga postur tubuh ibu hamil agar selalu normal.

Nah begitulah cara atasi pegal-pegal saat hamil. Semua ibu hamil bisa mengatasi semua keluhan pegal-pegal ini sesuai dengan kondisi tubuh sehingga lebih nyaman.

Sumber:

  1. https://www.thebump.com/a/ways-to-deal-with-pregnancys-aches-and-pains
  2. https://www.webmd.com/baby/understanding-pregnancy-discomforts-treatment#1
  3. https://www.parents.com/pregnancy/my-body/aches-pains/common-pregnancy-pains/