Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
img
Home / Gangguan Kehamilan / 14 Cara Mencegah Bayi Lahir Prematur

14 Cara Mencegah Bayi Lahir Prematur

/
/
194 Views

Langkah-langkah untuk mencegah bayi lahir prematur harus digalakkan sejak awal kehamilan, dengan menghindari segala faktor penyebabnya.

Bayi lahir prematur adalah kelahiran yang terjadi sebelum waktu normal persalinan, biasanya 3 minggu atau lebih sebelum waktunya.

Kondisi ini tentu membuat orang tua merasa sedih dan terbebani karena bayi prematur umumnya membutuhkan perawatan yang sangat lengkap dan tidak mudah.

Bayi yang lahir prematur juga kadang membawa beberapa penyakit seumur hidupnya karena beberapa organ bayi belum terbentuk sempurna ketika lahir.

Mencegah bayi lahir prematur
Mencegah bayi lahir prematur

Satu-satunya cara untuk tidak melahirkan bayi prematur adalah dengan mencegahnya. Ada banyak langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah bayi lahir prematur, bahkan sejak perencanaan kehamilan.

Berikut ini adalah beberapa cara mencegah bayi lahir prematur:

  1. Jangan merokok

Sebaiknya semua perempuan memang harus menghindari rokok. Baik itu rokok aktif atau pasif.

Kedua masalah ini bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Wanita harus hidup sehat semenjak belum hamil. Jika sudah memiliki kebiasaan merokok maka usahakan untuk berhenti.

Dan wanita sebaiknya juga tidak tinggal di lingkungan perokok, karena perokok pasif bisa menerima dampak yang lebih besar. Dengan tidak merokok maka tubuh Anda lebih sehat dan bisa menjalani kehamilan dengan baik.

  1. Atur jarak kehamilan

Jika ibu baru saja melahirkan maka cobalah untuk menggunakan alat kontrasepsi. Alat ini tidak hanya untuk mencegah kehamilan tapi juga mengatur jarak kelahiran.

Dengan jarak kehamilan yang ideal maka bayi tidak akan lahir prematur. Karena biasanya bayi bisa lahir prematur ketika jarak kehamilan sangat dekat misalnya kurang dari dua tahun.

Mengatur jarak kehamilan juga penting untuk menyiapkan kesehatan tubuh yang baik untuk hamil lagi dan membantu mengatur status ekonomi di masa depan.

  1. Jaga kebersihan tubuh selama hamil

Kemudian saat ibu hamil maka sebaiknya juga harus menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Terutama organ intim yang sering memicu infeksi dan menyebabkan keguguran.

Berbagai penyakit infeksi yang memicu keguguran tidak hanya pada organ kelamin tapi juga infeksi yang menyerang bagian tubuh yang lain.

Jika Ibu hamil ingin mencegah bayi lahir prematur, maka sebaiknya mulai dengan menjaga kebersihan tubuh sehari-hari.

  1. Menjaga kesehatan tubuh

Semua ibu hamil juga harus mencoba untuk menjaga kesehatan tubuh. Hindari semua pemicu yang menyebabkan bayi lahir prematur seperti gula darah yang tinggi, tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan yang lain.

Ibu hamil sebaiknya berusaha untuk menjaga berat badan yang ideal sehingga tubuh menjadi lebih sehat. Jika ibu sudah pernah menderita gangguan kehamilan maka lakukan pencegahan sejak awal.

  1. Jangan diet saat hamil

Sudah pasti setelah hamil maka berat badan ibu akan naik. Anda seharusnya senang karena kenaikan berat badan berarti bahwa tubuh ibu dan bayi mendapatkan nutrisi yang penuh.

Baca juga: Cara Menurunkan Berat Badan pada Wanita Hamil Obesitas

Karena itu jangan berusaha untuk menurunkan berat badan selama hamil hanya karena ingin terlihat langsing. Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter yang merawat dan bertanya batas kenaikan berat badan yang ideal.

Dengan memiliki berat badan yang ideal selama hamil, maka Anda bisa mencegah bayi prematur.

  1. Minum suplemen kehamilan

Suplemen yang berisi vitamin dan mineral sangat baik bagi pertumbuhan janin dan mencegah bayi lahir prematur.

Dalam pemeriksaan rutin maka biasanya dokter akan memberikan beberapa suplemen untuk menjaga kesehatan ibu dan janin.

Berbagai suplemen ini biasanya termasuk seperti asam folat, zat besi, kalsium dan beberapa vitamin lain yang lengkap.

Semua suplemen ini penting untuk membantu ibu tetap sehat dan bayi juga sehat sampai melahirkan.

  1. Hindari alkohol
Hindari minum alkohol mencegah bayi lahir prematur
Hindari minum alkohol mencegah bayi lahir prematur

Selama hamil maka ibu hamil juga harus menghindari alkohol. Alkohol akan masuk ke dalam darah yang menyebabkan risiko bayi lahir prematur menjadi semakin tinggi.

Alkohol juga tidak baik untuk kesehatan janin karena kadar alkohol bisa masuk ke dalam darah janin. Ini akan menyebabkan gangguan kesehatan pada bayi di masa depan nanti.

Jadi ibu hamil sebaiknya tidak minum alkohol dan sebaiknya juga diawali semenjak sebelum hamil.

  1. Ikut senam hamil

Membuat tubuh bergerak dengan baik selama hamil juga akan mencegah bayi lahir secara prematur. Salah satunya adalah dengan mengikuti senam hamil yang ditawarkan oleh rumah sakit.

Senam hamil sangat baik untuk membantu janin tumbuh sehat karena tubuh ibu hamil sehat. Berbagai gerakan senam hamil juga penting untuk membantu posisi bayi di dalam rahim lebih sempurna.

Beberapa ibu hamil juga mengatakan jika senam hamil sangat baik untuk membuat proses persalinan normal nanti lebih lancar.

  1. Jaga kesehatan gigi

Bagi ibu hamil menjaga kesehatan gigi sebelum dan selama hamil bisa menjadi pekerjaan yang sangat penting. Gigi menjadi prioritas utama karena berbagai infeksi mudah menular kesehatan mulut yang buruk.

Infeksi pada gigi bisa masuk ke jantung ibu lalu menjalar sampai ke tubuh janin. Akhirnya bayi akan lahir secara prematur.

Kesehatan gigi juga penting karena selama hamil maka perubahan hormon terjadi dengan cepat. Karena itu ibu hamil sering mengeluh dengan kesehatan gigi yang buruk karena gigi yang sudah tidak sehat sejak awal kehamilan.

  1. Jangan menunda buang air kecil

Salah satu tips mencegah bayi lahir prematur yang jarang diperhatikan adalah stop menunda-nunda buang air kecil.

Keluhan ibu hamil yang sering buang air kecil memang hal yang sangat wajar sekali. Hal ini karena tekanan rahim membuat kantung kemih tidak bisa memuat banyak urin.

Meskipun ibu hamil merasa lelah karena harus sering pergi ke kamar mandi, namun sebaiknya ibu tidak menahan buang air kecil.

Ini sangat penting untuk mencegah penyakit infeksi saluran kemih. Infeksi ini sangat berbahaya untuk ibu hamil karena bayi tidak bisa bertahan lama dan sering terkena infeksi juga.

  1. Konsumsi makanan yang sehat

Selama hamil maka sebaiknya ibu juga harus mengonsumsi makanan yang sehat. Hindari makanan yang mengandung garam terlalu banyak, makanan yang mengandung MSG dan bahan pengawet.

Selama hamil lebih baik untuk memperhatikan bumbu yang digunakan untuk memasak. Ini sangat penting untuk membantu mengelola berat badan yang ideal.

Kemudian cukupi nutrisi untuk ibu hamil termasuk dengan makanan yang mengandung asam lemak omega 3, kalsium, vitamin C, serat, zat besi dan nutrisi lain.

Sayuran dan buah harus menjadi makanan sehari-hari sehingga tubuh ibu lebih sehat.

  1. Minum air putih

Memenuhi kebetuhan air putih saat hamil sangat baik dalam mencegah bayi lahir prematur di kemudian hari. Air putih sangat penting untuk tubuh ibu karena membantu mengalirkan darah dalam tubuh Ibu dan janin.

Baca Juga: Waspada Bahaya Dehidrasi pada Wanita Hamil

Kekurangan air putih bisa menyebabkan dehidrasi yang ditandai dengan ibu hamil sangat mudah lelah, kehilangan konsentrasi, sakit perut, dan risiko keguguran

  1. Hindari kafein

Selama hamil sebaiknya ibu juga tidak mengonsumsi kafein. Kafein yang bersumber dari minuman seperti teh, kopi atau coklat bisa membuat dampak yang buruk untuk kehamilan.

Kafein sama seperti alkohol karena akan masuk ke dalam aliran darah. Kemudian kafein juga akan diterima oleh bayi yang memicu detak jantung bayi lebih cepat.

Jadi gantikan kafein dengan minuman yang sehat seperti jus buah tanpa gula.

  1. Kendalikan gula darah

Ibu hamil dapat mencegah bayi lahir prematur dengan secara rutin memeriksakan gulda darahnya. Kenaikan kadar gula darah bisa menyebabkan tubuh mengalami diabetes gestasional.

Kondisi ini biasanya terjadi pada trimester kedua. Dan dampaknya sangat buruk karena kehamilan sulit untuk dipertahankan sehingga bayi harus segera dilahirkan.

Ibu hamil biasanya sudah merasakan beberapa tanda akan melahirkan prematur, untuk mencegahnya ibu hamil harus tetap aktif, konsumsi makanan yang sehat dan membatasi makanan manis untuk mengendalikan diabetes.

Setiap ibu hamil yang pernah melahirkan bayi prematur atau belum pernah sebaiknya mengikuti langkah ini dan berkonsultasi ke dokter jika mengalami keluhan.

Sumber: